pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

PPP ke Danny-Azhar, Gerindra ASS-Fatma

MAKASSAR, BKM — Bakal calon gubernur Mohammad Ramdhan Pomanto kian memantapkan diri untuk ikut dalam pertarungan pemilihan gubernur Sulsel. Pascaputusan MK, persyaratan terkait dukungan parpol sudah dipenuhi walaupun hanya diusung oleh PDIP dan PKB.
Kendati demikian, Danny tidak menutup diri jika ada parpol yang ingin memberi dukungan hingga di menit terakhir sebelum pendaftaran di KPU Sulsel. Terbukti, amunisi baru Danny untuk ikut berkontestasi di pilgub Sulsel dengan bergabungnya Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Jumat (23/8). Danny yang berpasangan dengan Azhar Arsyad sebagai bakal calon wakil gubernur resmi menerima B1-KWK di Jakarta.

Memang, PPP sejak awal disebut-sebut akan memberikan dukungan ke pasangan dengan akronim DIA di perhelatan pilgub Sulsel. Namun sempat beredar kabar jika partai berlambang Kakbah itu masih belum menentukan sikap.
“Alhamdulilah hari ini (kemarin), PPP membuktikan bersama kita di pilgub Sulsel,” ungkap Danny saat dihubungi, kemarin.
Rekomendasi B1-KWK PPP diserahkan oleh Wakil Ketua Umum Ermalena.
Usai menerima rekomendasi, Danny mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran pengurus PPP yang telah memberikan dukungan untuk maju di pilgub Sulsel.

“Saya berterima kasih kepada pengurus PPP atas dukungan ini. Mudah-mudahan ini tanda-tanda kemenangan untuk kita. Untuk Sulsel yang lebih baik. Dengan bergabungnya PPP, mau 20 persen atau 7,5 persen, kami memenuhi syarat untuk maju di pilgub,” ujar Danny.

Dia melanjutkan, disamping PPP, partai non kursi juga akan bergabung dalam waktu satu dua hari belakangan. Yang sudah konfirmasi adalah Partai Buruh.
Di hari yang sama, bakal calon Wali Kota Makassar Indira Yusuf Ismail menerima rekomendasi B1-KWK dari PDIP Perjuangan.
Dokumen usungan tersebut
diserahkan oleh Wakil Bendahara DPP PDI Perjuangan Yuke Yurike, di Jakarta, kemarin.
Saat menerima rekomendasi, Indira didampingi sang suami Mohammad Ramdhan Pomanto serta disaksikan Ketua PDI Perjuangan Sulsel Andi Ridwan Wittiri dan Ketua PDI Perjuangan Makassar Andi Suhada Sappaile.

Gerindra ke ASS-Fatma

Bakal calon gubernur dan wakil gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman-Fatmawati Rusdi (ASS-Fatma) akhirmya resmi mengantongi format rekomendasi B-KWK Partai Gerindra.

Rekomendasi dukungan tertinggi dari DPP Partai Gerindra tersebut diterima paslon ASS-Fatma di kantor DPP Partai Gerindra di Jalan Harsono RM, Jakarta Selatan Jumat (23/8) pukul 15.00 WIB.

Format B1-KWK itu diserahkan Sekjen DPP Partai Gerindra Ahmad Muzani, disaksikan Ketua DPD Partai Gerindra Sulsel Andi Irwan Darmawan Aras bersama Sekum DPD
Darmawangsyah Muin.

Tentang penyerahan rekomendasi B1-KWK ini, Wakil Sekretaris DPD Partai Gerindra Sulsel Hasrul Abdul Rajab kepada BKM via pesan WhatsApp, Jumat petang mengatakan B1-KWK tersebut diterima langsung paslon ASS-Fatma dari Sekjen DPP Partai Gerindra Ahmad Muzani.

“Dengan adanya rekomendasi B1-KWK ini resmilah Bapak Andi Sudirman Sulaiman dan Ibu Fatmawati Rusdi mengendarai Gerindra pada pilgub 27 November mendatang. Alhamdulillah, sebagai garda utama dari pemenangan ASS-Fatma ini tentu kami Gerindra Sulsel akan mulai fokus bekerja, ” kata Hasrul A Rajab.

Sementara itu, Andi Sudirman Sulaiman usai menerima dokumen rekomendasi B1-KWK tersebut, mengaku bersyukur dan bangga karena Gerindra solid memberikan amanah itu ke dirinya dan Fatmawati Rusdi sebagai pasangannya di pilgub 2024 ini.

“Ini suatu kebanggaan atas amanah yang diberikan oleh Partai Gerindra. Ucapan terima kasih kepada Ketua DPP Partai Gerindra Bapak Prabowo Subianto dan Ketua DPD Partai Gerindra Sulsel Bapak Andi Irwan Darmawan Aras atas amanah ini. Kami akan berjuang untuk amanah ini, untuk Sulsel,” kata Andi Sudirman Sulaiman.
Juru bicara ASS-Fatma, Muhammad Ramli Rahim (MRR) membenarkan penyerahan rekomendasi itu. Di pilgub Sulsel 27 November, pasangan ASS-Fatma diajukan Partai Nasdem dengan 17 kursi, Golkar 14 kursi, Gerindra 13 kursi, Demokrat tujuh kursi, PAN empat kursi, Hanura satu kursi dan PSI. PKS dalam waktu dekat juga akan menyerahkan rekomendasi.
Ketika ditanya kapan pasangan ASS-Fatma mendaftar di KPU Sulsel, MRR mengaku belum diputuskan. “Sangat sederhanaji rencananya,” ucapnya. (rhm-rif-sar)

Deklarasi
di Kapal Pinisi

Danny yang berpasangan dengan Ketua DPW PKB Sulsel Azhar Arsyad akan mendaftar ke KPU Sulsel pada Kamis malam, 29 Agustus 2024 mendatang. Sore hari sebelum mendaftar, Danny-Azhar akan menggelar deklarasi di atas kapal Pinisi, bersamaan dengan deklarasi sang isteri Indira Yusuf Ismail yang juga akan maju di kontestasi pemilihan wali kota Makassar.
“Kita deklarasi di atas Pinisi. Tapi bukan Pinisi pemerintah punya. Karena kan Pinisi banyak di sana (Losari). Jangan sampai orang salah paham lagi nanti,” ungkap Danny.
Ada dua kapal Pinisi yang akan digunakan. Satu untuk pasangan bakal calon gubernur/wakil gubernur dan satu lagi untuk bakal calon wali kota/wakil wali kota.

Usai deklarasi, Danny maupun Indira akan melaksanakan salat magrib. Selanjutnya Danny dan calon wakilnya akan melakukan pendaftaran ke KPU Sulsel. Sementara Indira Yusuf Ismail akan menuju KPU Kota Makassar.
Danny menambahkan, sudah banyak masyarakat dari berbagai daerah di Sulsel yang menanyakan kapan akan deklarasi. “Banyak yang sudah bertanya karena mereka akan datang. Dari Gowa, Jeneponto, bahkan Toraja sudah siap untuk hadir. Begitu juga dengan daerah lain. Mereka sudah siap untuk hadir,” tandas Danny.

Orang nomor satu Makassar itu mengatakan sudah sangat siap mengikuti seluruh tahapan pilgub. Dirinya juga sudah mempersiapkan dan mengatur jadwal cutinya sebagai kepala daerah saat kampanye pilgub.
Rencananya, Danny akan mengajukan cuti pada Kamis dan Jumat saja. Karena hari Sabtu dan Minggu merupakan hari libur. Sementara hari Senin hingga Rabu, Danny tetap akan melaksanakan tugas pemerintahan seperti biasanya. (rif)



×


PPP ke Danny-Azhar, Gerindra ASS-Fatma

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link