MAKASSAR,BKM–Kekeringan yang terjadi di sejumlah wilayah di tanah air,khususnya di Kota Makassar berdampak pada tidak stabilnya harga bahan pokok seperti sayur mayur di pasaran.
Di Pasar Tradisional Pabaeng-baeng harga sayuran turun hingga 10 persen dari biasanya termasuk cabai yang turun dari Rp50 ribu per kilo menjadi Rp20 ribu per kilo.Hanya saja, yang naik drastis adalah harga bawang merah dan bawang putih, harga bawang putih yang biasa Rp38.000 per kilo menjadi Rp40.000 per kilo sedangkan harga bawang merah Rp20.000 per kilo menjadi Rp.25.000 per kilo.
Salah seorang penjual sayuran di Pasar Pabaeng-baeng,Marni kepada BKM, Selasa (1/10) mengatakan, jika semua harga sayuran turun selama musim kemarau karena kurangnya pembeli dan membuat pasar sepi.Teriknya panas matahari membuat beberapa orang malas untuk keluar rumah.
“Semenjak musim kemarau, pasar jadi sepi dan kami para pedagang terpaksa menjual murah semua barang dagangan, dari pada tinggal membusuk jadi kami menjual dengan harga murah saja,”ujar Marni.
Sementara itu, di Pasar Pannampu,menurut Zainal seorang pedagang mengatakan,jika harga cabai, tomat, dan beberapa komoditas lainnya terpantau stabil.
Zainal menjelaskan bahwa dibandingkan tahun lalu, harga cabai dan tomat bahkan mengalami penurunan.“Dulu, harga cabai mencapai harga 25.000 per kilo dan tomat bisa mencapai 15.000 per kilo. Sekarang harganya lebih stabil meskipun sedikit turun,” ujar Zainal.
Begitupun di Pasar Terong, harga kebutuhan pokok naik diantaranya minyak goreng (curah) dan telur.Kalau telur, karena banyaknya permintaan dari konsumen sehingga harganya naik Rp50 ribu per rak dari sebelumnya Rp46 ribu per rak.
Selain harga telur yang mengalami kenaikan, jelas Rahmi pedagang Pasar Terong, minyak goreng curah juga mengalami kenaikan dari harga sebelumnya Rp16.500 naik menjadi Rp18.500 per kilonya.
Hal senada dikatakan pedagangan Andi Nurul Afika.Menurutnya, bahan pokok seperti bawang juga naik, berbeda dengan cabai yang mengalami penurunan harga.
Kenaikan harga bawang di pasar, jelasnya, imbas dari musim kemarau yang kurangnya kiriman bawang dari pemasok dan stok juga mulai kosong.
“kalo di bilang stabil ya stabil, hanya harganya agak naik karena stok yang kurang, biasa harga bawang Rp20.000 per kilo sekarang Rp25.000 per kilo,” ujar Andi Nurul dan Hadiman.
Sejumlah bahan pokok juga mengalami penurunanseperti tomat dan cabai di Pasar Mandai Makassar.
Menurut Aminah salah seorang pedangan Pasar Mandai mengatakan harga tomat dan cabai mengalami penurunan harga yang sangat drastis.
“Harga tomat dan cabai yang dulunya Rp10 ribu perkilo kini mengalami penurunan harga menjadi Rp4 ribu per kilo.Sedangkan untuk harga cabai sekarang Rp30 ribu per kilo yang dulunya Rp55 ribu per kilor,”ujarnya.
Penyebab turunnya harga tomat dan cabai disebabkan oleh melimpahnya pasokan di pasar dan jumlah panen yang sangat besar.
Olehnya itu, mereka berharap pemerintah dapat membantu dalam mengstabilkan harga bawang yang ada dipasaran.(tim magang)

