MAKASSAR, BKM — Festival Generasi Emas Pegadaian kini resmi digelar di Atrium Mall Panakkukang, pada Jumat hingga Minggu (11-13/10).
Prosesi pembukaannya dilakukan Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulsel dan Sulbar, Darwisman didampingi Deputi Operasional Pegadaian Kanwil VI Makassar, Jainuddin dan Deputy Bisnis PT Pegadaian Area Makassar 2, Boas.
”Gelaran Festival Generasi Emas Pegadaian ini sebenarnya kami menyasar kalangan milenial dan gen Z. Untuk itu, bagi mereka yang ingin membuka rekening tabungan emas di Pegadaian cukup menyiapkan uang Rp10 ribu,” kata Deputi Operasional Pegadaian Kanwil VI Makassar, Jainuddin.
Potensi pasar dari kalangan milenial dan gen Z terbilang cukup besar. Selain jumlah populasinya yang banyak, mereka juga tergolong angkatan kerja yang produktif.
Untuk makin mendekatkan kalangan milenial dan gen Z, selama penyelenggaraan Festival Generasi Emas Pegadaian ini berlangsung, dihadirkan beragam aktivitas yang tentunya menyasar mereka.
”Selama Festival Generasi Emas Pegadaian ini berlangsung, kami menggelar serangkaian kegiatan, seperti school competition, talkshow literasi keuangan, K-POP dance competition, mobile kegends competition, serta fun games & entertainment. Termasuk menghadirkan guest star Jaz,” kata Jainuddin.
Sementara itu, Kepala OJK Sulsel dan Sulbar, Darwisman, sangat mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan Pegadaian ini. Karena juga menghadirkan literasi tentang keuangan khususnya berkaitan produk Pegadaian kepada kalangan generasi Z dan milenial.
Dengan banyak memberikan literasi keuangan kepada masyarakat yang hadir. Termasuk kalangan generasi Z dan milenial, tentu merek akan semakin melek terhadap produk-produk keuangan. Utamanya terkait produk Pegadaian.
”Permasalahan terbesar bangsa ini saat ini adalah masyarakat masih banyak yang berada garis kemiskinan dan pengangguran yang tinggi, stunting dan gizi buruk, serta dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) belum terlalu baik,” kata Darwisman.
Dengan adanya Festival Generasi Emas Pegadaian ini, tambah Darwisman, sangat bagus untuk masyarakat. Termasuk generasi Z yang menjadi tumpuan bangsa ke depan agar bisa lebih mengetahui terkait inklusi keuangan.
Darwisman mengatakan, pada Bulan Oktober ini telah ditetapkan menjadi bulan inklusi keuangan. Sehingga tiap tahun moment ini yang ditunggu, seluruh industri keuangan melakukan literasi kepada masyarakat.
”Bagaimana agar edukasi literasi keuangan ini masif, tentukan sudah dilakukan seperti Gerakan Cerdas Keuangan, ini didorong secara nasional,” katanya.
Darwisman juga mengapresiasi program tabungan emas Pegadaian yang telah dicanagkan membantu masyarakat. ”Kita harap tabungan emas ini bisa terus disosialisasikan termasuk untuk generasi muda agar bisa lebih membantu,” tandasnya.
Pada acara ini setelah pembukaan turut juga digelar penyerahan beasiswa kepada siswa yang menjadi binaan Pegadaian selama ini. Termasuk siswa yang memiliki prestasi.
Selain itu, bagi masyarakat atau pengujung Festival Generasi Emas Pegadaian yang ingin membeli perhiasan emas, juga disiapkan sejumlah etalase yang menyiapkan beragam perhiasan emas Pegadaian, seperti cincin, kalung, dan gelang.
”Tim kami juga siap melayani pengunjung yang ingin membuka tabungan emas,” kunci Jainuddin. (mir)

