MAKASSAR, BKM–Politisi Partai Gerindra Yasir Machmud menitip pesan buat Penjabat (PJ) Gubernur Sulawesi Selatan yang baru saja di lantik, Prof. Fadjry Djufry agar dapat memberikan kontribusi luar biasa dalam mendukung pembangunan Sulsel selama masa tugas dan mengawal masa transisi pemerintahan Gubernur Terpilih Periode 2024 – 2029 Andi Sudirman Sulaiman.
“Bangun solidaritas dan kolaborasi dengan OPD di masa transisi ini,”harap Yasir Mahmud yang juga Wakil Ketua DPRD Sulsel ini, Selasa (7/1).
Sebelumnya, Ketua DPRD Sulsel Andi Rachmatika Dewi dan dua wakil Ketua masing-masing Sufriadi Arif dan Fazi Andi Wawo juga berharap kehadiran Prof. Fadjry dapat memperkuat sinergi antara legislatif dan eksekutif dalam mengawal kebijakan pemerintah daerah. “Tentu kita berharap Pj Gubernur yang baru dapat mengawal segala kebijakan pemerintah dengan baik serta menjalin kolaborasi bersama seluruh pihak terkait,” ujar Rachmatika Dewi yang juga politisi Nasdem ini.
Seperti diketahui, Yasir Mahmud juga telah menghadiri pelantikan PJ Gubernur Sulsel di Kementrian Dalam Negeri.
Kehadiran Yasir Machmud, menunjukkan dukungan penuh DPRD Provinsi Sulsel terhadap kepemimpinan baru yang diharapkan dapat melanjutkan pembangunan dan pelayanan publik di Sulawesi Selatan dengan baik.
Prof. Fadjry Djufy di lantik langsung oleh Tito Karnavian selaku Menteri Dalam Negeri.
Tito Karnavian berpesan program program bapak presiden harus di jalankan oleh kepala daerah , dalam kesempatan ini mengajak kepada seluruh forkopimda untuk berkolaborasi dengan kepala daerah khusunya provinsi sulawesi selatan Salah satu program bapak presiden adalah swasemba pangan, stunting maka dengan itu di harapkan kepada penjabat gubernur sulawesi selatan untuk segera melakukan percepat komunikasi dengan stakeholder terkait.
Prof. Fadjry diketahui merupakan seorang guru besar bidang pertanian dan sebelum diangkat menjadi Pj Gubernur Sulsel, ia menjabat sebagai Kepala Badan Standardisasi Instrumen Pertanian (BSIP) Kementerian Pertanian (Kementan). Sementara Prof. Zudan juga diangkat dalam jabatan barunya sebagai Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN). (rif)

