pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Appi Terima Banyak SMS Minta Jabatan

Diundang Hadiri Rakor, Cipika Cipiki Danny di Balai Kota

MAKASSAR, BKM — Keakraban yang begitu erat diperlihatkan Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto dengan pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih Munafri Arifuddin-Aliyah Mustika Ilham. Pemandangan itu tersaji saat mereka bertemu di Balai Kota, Jalan Ahmad Yani, Senin (10/2).
Danny Pomanto mengundang pasangan Mulia untuk menghadiri rapat koordinasi (rakor) yang dilaksanakan di Ruang Sipakatau Kantor Wali Kota. Rakor dihadiri oleh seluruh kepala OPD, camat, hingga lurah.

Setibanya di Balai Kota, Danny menjemput langsung Appi dan Aliyah. Danny saling cipika cipiki dengan Appi. Ketika berjalan menuju tempat rakor, tangan kiri Danny tampak menggandeng tangan Aliyah. Mereka berjalan berdampingan sambil berdiskusi.
Kepada seluruh peserta rakor, secara tegas Appi menekankan proses pergantian kepemimpinan bukanlah akhir, namun keberlanjutan pemerintahan yang tetap harus dikawal dan dilaksanakan. “Saya ingin sampaikan bahwa Pak Danny telah membangun sebuah kota dengan melanjutkan kepemimpinan sebelumnya. Tujuannya tidak lain untuk pelayanan dan kesejahteraan. Proses keberlanjutan tidak akan bisa berjalan baik jika mindset tidak sama,” ujar Appi.
Lebih jauh disampaikan, dirinya bersama Aliyah hadir di rakor bukan untuk menakut-nakuti perangkat kerja, tapi ingin mengajak bersama-sama membuat perubahan dan harapan besar bagi kesejahteraan masyarakat.

“Jadi saya hadir bersama Ibu Aliyah ingin menyampaikan, kami datang bukan untuk menakut-nakuti. Kami ingin mengajak untuk sama-sama membuat sebuah perubahan dan harapan besar,” tutur Appi.
Dia mengaku banyak sekali chat atau SMS yang masuk ke ponselnya yang meminta diberi posisi atau jabatan. Namun Appi menekankan, yang paling penting dan menjadi pertimbangannya adalah potensi, keahlian, dan kinerja.

“Banyak sekali SMS yang tidak tahu datang dari mana, Pak kalau bisa saya di sinimo. Yang paling penting itu, kenali dirimu, apa potensimu. Saya berjanji bahwa semua orang memiliki kesempatan yang sama. Orang yang akan duduk sesuai dengan kemampuan dan intelektualnya. Bukan hanya ditaruh taruh karena ini bukan main catur. Ada lagi yang bilang, kalau tidak bisa di Pak Appi di Ibu Aliyahmo. Padahal kami ini satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan,” beber Appi.

Suami dari Melinda Aksa itu juga menekankan, dia bersama Aliyah bukanlah monster yang harus ditakuti.
Seperti diketahui, di sisa masa jabatan Danny Pomanto sebagai Wali Kota Makassar, ada enam jabatan lowong yang belum terisi. Walaupun sebenarnya, Danny sudah mengajukan nama-nama untuk mengisi jabatan tersebut ke Kemendagri, namun usulan itu hingga kini belum disetujui. Jabatan lowong tersebut hampir pasti akan diisi di era kepemimpinan Appi. Terkait hal tersebut, Appi mengatakan posisi yang lowong nantinya akan diisi dengan mekanisme job fit atau assesment.
Sementara itu, Aliyah mustika Ilham dalam penyampaian pertamanya di Balai Kota langsung meminta izin untuk melakukan audit manajemen dan keuangan. Langkah itu dilakukan sejalan dengan tugasnya di bidang pengawasan. Aliyah pada kesempatan itu mengingat pengalaman pahitnya saat akhir jabatan suaminya Ilham Arif Sirajuddin sebagai wali kota Makassar.
“Saya pernah merasakan titik nol, yang mana keterpurukan di akhir masa jabatan Pak Ilham, dan tentunya saya siap mengawal pemerintahan ini yang juga ikut mengontrol pemerintahan ini. Saya akan melakukan audit di Pemkot Makassar,” tegas Aliyah.

Kata Aliyah, ini menjadi komitmennya dalam mengawal pemerintahan di Kota Makassar. Ia akan bekerja secara ikhlas dengan menunjukkan integritas sebagai harapan seluruh masyarakat Kota Makassar. “Tentunya kontrol bersama, Insyaallah saya berkomitmen mengawal pemerintahan ini,” tandasnya.
Bagi mantan anggota DPR RI itu, audit keuangan di internal Pemkot Makassar perlu dilakukan untuk mewujudkan transparansi dalam pemerintahan. “Saya tidak bilang saya bersih, tetapi kita harus memperlihatkan pemerintahan yang transparan. Saya akan mengaudit Pemkot Makassar,” ujarnya.
Termasuk nasib pembangunan fasilitas kesehatan di Kota Makassar, Rumah Sakit Batua dan Jumpadang Baru. Ia telah berkoordinasi dengan Komisi IX DPR RI untuk pembiayaan kedua rumah sakit tersebut. Hanya saja, perlu audit lebih dulu sebelum melanjutkan pembangunannya.

“Kita tidak akan mendapatkan bantuan nasional kalau belum dimulai dari awal, terkait fungsi saya sebagai wakil wali kota berfungsi sebagi pengawasan,” terangnya.
Pada kesempatan itu, Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Danny Pomanto berharap periode kepemimpinan Appi-Aliyah harus lebih baik. Dia pun mempersilakan pemimpin baru Makassar itu melakukan audit manajemen dan keuangan, karena prosedurnya memang begitu saat ada suksesi kepemimpinan.
“Harusnya begitu, namanya cut off. Itu sudah mekanisme. Mau tidak mau Ibu Aliyah lakukan, itu BPK lakukan. Memang harus cut off karena saya juga dulu begitu,” jelas Danny.
Dia meminta seluruh OPD untuk terus semangat untuk maju dan bersama wali kota baru. Danny berpesan agar mendukung pemimpin yang baru. Bekerja lebih baik untuk menyukseskan seluruh program kerja yang telah dirancang.
“Kita harus mendoakan dan mendukung Pak Appi dan Ibu Aliyah dapat bekerja jauh lebih baik dari kita-kita ini. Itu selalu saya sampaikan,” kata Danny. (rhm)



×


Appi Terima Banyak SMS Minta Jabatan

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link