MAKASSAR, BKM — Sekretaris Golkar Makassar Abdul Wahab Tahir dicopot dari jabatannya dan digantikan oleh Andi Suharmika. Politisi senior Golkar itu pun menyayangkan pencopotannya dilakukan tiba-tiba tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.
Wahab mengaku tidak masalah jika jabatannya sebagai Sekretaris Golkar Makassar digantikan oleh orang lain. Hanya saja dia menilai pencopotan tersebut semestinya tetap harus disampaikan kepada dirinya.
“Saya berterima kasih karena telah dibebaskan dari amanah yang berat sebagai sekretaris partai. Hanya sangat saya sayangkan karena tidak ada penyampaian bahwa saya sudah tidak diinginkan lagi sebagai sekretaris,” kata Wahab, Rabu (12/3).
Dia menuturkan, dirinya menerima tawaran menjadi Sekretaris Golkar Makassar bukan karena keinginannya sendiri. Posisi itu ia terima lantaran diminta khusus oleh Ketua Golkar Makassar Munafri Arifuddin (Appi).
“Dulu saya diminta menjadi sekretaris, diminta khusus oleh Pak Appi sampai empat kali baru saya iyakan. Harusnya kalau dulu diminta baik-baik, harusnya juga ada penyampaian secara baik-baik bahwa sudah tidak diinginkan,” cetus Wahab.
Kendati dicopot dari jabatan strategis, Wahab mengatakan tetap akan menjadi kader Golkar. Dia mengaku bangga menjadi bagian dari partai ini sejak 25 tahun lalu.
“Tapi sampai hari ini saya tetap menjadi kader Golkar dan saya bangga menjadi bagian dari Partai Golkar sejak tahun 2000,” katanya.
Di bagian lain, Wahab turut menanggapi soal dirinya dicopot karena tidak aktif di partai sejak gagal di pileg 2024. Wahab mengaku masih menandatangani sejumlah surat selaku sekretaris partai bulan lalu.
“Kalau soal definisi aktif itu bagaimana? Bulan lalu saya masih menandatangani beberapa surat partai sebagai sekretaris. Barangkali yang mereka maksud saya harus tiap hari ke sekretariat di Jalan Lasinrang baru mereka bilang aktif,” cetus Wahab.
Pergantian pengurus struktural Golkar Makassar dibahas dalam rapat pleno pengurus yang dipimpin langsung oleh Ketua DPD II Golkar Makassar Munafri Arifuddin.
Rapat Pleno tersebut berlangsung di Kantor DPD II Golkar Makassar, Jalan Lasinrang, Senin (10/3).
Pada momen tersebut, Munafri Arifuddin menyampaikan bahwa pergantian pengurus tersebut merupakan upaya memperkuat dan meningkatkan kinerja partai.
Harapannya, perubahan struktur di tubuh Golkar sekarang ini bisa emberi semangat baru untuk pengurus.
“Pergantian ini dilakukan untuk memastikan organisasi berjalan lebih efektif dan efisien. Kami yakin dengan kepemimpinan yang baru, Golkar Makassar semakin solid dan siap menghadapi tantangan politik yang ada,” ujar Appi. (jun)

