DINAS Perhubungan Kota Makassar membentuk tim yang akan mengatur kondisi lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan parah.
Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan Keselamatan dan Penindakan (PKP) Dishub Makassar, Irwan Sampeang saat dikonfirmasi, mengatakan pihaknya mulai menurunkan tim di titik-titik dengan tingkat kepadatan lalu lintas yang cukup tinggi.
“Terutama di mal-mal. Yang terpadat seperti di kawasan Boulevard dan Pengayoman, sekitaran Mal Panakkukang,” beberapa Irwan.
Dia mengatakan, pihaknya terus berkoordinasi dengan aparat kepolisian untuk memastikan kondisi lalu lintas tetap lancar.
Lebih jauh dikatakan, salah satu penyebab kemacetan yang kerap terjadi karena bertumpuknya kendaraan di tempat parkir ilegal.
“Jadi, mengantisipasi parkir liar di tempat-tempat perbelanjaan, hari ini (kemarin), anggota kami mulai turun untuk menghimbau warga masyarakat pengguna jalan agar tidak memarkir kendaraannya di depan atau sekitar wilayah perbelanjaan, terutama di depan mal-mal,” beber Irwan.
Kemarin, lanjut dia, pihaknya memfokuskan pengawasan dan penertiban kendaraan di kawasan Boulevard.
Selain itu, dilakukan sosialisasi kepada para pengguna jalan untuk menaati aturan berkendara serta tidak seenaknya memarkir kendaraan.
“Kalau ada yang melanggar, tentu dengan tegas, tentu akan ada sanksi dari pihak berwenang. Kami berkolaborasi dengan kepolisian dan kejaksaan untuk menindak warga yang tidak taat terhadap aturan,” tegas Irwan.
Sanksi yang diberikan berupa tilang di tempat.
Pihaknya juga berkoordinasi dengan PD Parkir untuk memastikan penataan kendaraan di lokasi-lokasi parkir resmi dengan baik.(rhm-jar)

