MAKASSAR, BKM–Partai Hanura kembali menegaskan pentingnya soliditas internal dan kontribusi nyata dalam pembangunan daerah. Hal ini disampaikan oleh Sekretaris DPC Partai Hanura Makassar, Muchlis Misbah.
Muchlis menekankan bahwa Partai Hanura harus tetap kompak dan hadir di tengah masyarakat sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan yang dihadapi rakyat.
“Kita harus tetap kompak, bekerja nyata, dan terus hadir di tengah masyarakat. Hanura harus menjadi bagian dari solusi bagi permasalahan rakyat,”ungkapnya beberapa waktu lalu.
Ia juga mengingatkan para kader, terutama anggota DPRD dan kepala daerah yang berasal dari Partai Hanura, untuk menjalankan amanah rakyat dengan penuh tanggung jawab. “Kita ini sudah dipilih, diberikan amanat, dan disumpah atas nama konstitusi, Tuhan, dan agama. Maka, tidak boleh ada pengkhianatan terhadap rakyat, daerah, maupun negara. Pengkhianat akan menghadapi pengadilan rakyat dan juga hukuman di akhirat,” tegasnya.
Tak hanya itu, Muchlis juga menegaskan komitmen Partai Hanura terhadap pembangunan daerah. Menurutnya, kemajuan Indonesia tidak akan tercapai jika daerah-daerah masih tertinggal. “Hanura selalu menekankan komitmen dan tanggung jawab untuk memajukan daerah. Indonesia tidak akan sejahtera jika daerahnya tidak berdaya, Indonesia tidak akan maju jika daerahnya tertinggal,” ujarnya.
Hal senada disampaikan oleh Ketua DPD Partai Hanura Sulawesi Selatan, Amsal Sampetondok. Ia menyampaikan rasa syukur atas capaian partai di Sulawesi Selatan, baik dalam Pemilihan Legislatif (Pileg) maupun Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). Namun, Amsal mengingatkan bahwa kemenangan tersebut bukanlah akhir, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar.
“Kemenangan ini adalah hasil kerja keras kader dan kepercayaan rakyat. Namun, ini bukan akhir, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat Sulawesi Selatan,” ujarnya
Amsal juga menegaskan bahwa Partai Hanura harus menjadikan setiap momen sebagai momentum refleksi bagi seluruh kader. “Partai Hanura selalu menjadikan setiap momen sebagai momentum refleksi bagi seluruh kader. Kita harus terus memperbaiki diri dan bekerja lebih keras untuk memenuhi harapan rakyat,” tuturnya.
Analis politik dari Unhas Dr. Faisal Rahman, menilai bahwa langkah Partai Hanura ini cukup strategis. “Dengan fokus pada pembangunan daerah, Hanura berusaha membedakan diri dari partai-partai besar yang sering dianggap lebih fokus pada isu-isu nasional. Ini bisa menjadi nilai tambah bagi Hanura, terutama di daerah-daerah yang merasa terabaikan,”jelasnya.
Namun, Faisal juga mengingatkan bahwa komitmen tersebut harus dibuktikan dengan kerja nyata. “Rakyat sudah jenuh dengan retorika. Mereka ingin melihat aksi nyata. Jika Hanura serius dengan komitmennya, mereka harus membuktikannya dengan program-program konkret yang langsung dirasakan oleh masyarakat,” tegasnya. (ita/rif)

