pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Zulkifli Sekkot, Dua Srikandi Digadang Pimpin Bappeda

Appi: Di Pemkot tidak Sedikit yang Pantas

MAKASSAR, BKM — Pemerintah pusat melalui Kementerian Dalam Negeri RI menyetujui pengangkatan dan pelantikan Andi Zulkifly sebagai Sekretaris Kota (Sekkot) Makassar. Hal itu tertuang dalam surat bernomor 100.2.2.6/2714/SJ yang ditandatangani langsung oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, 21 Mei 2025.
Persetujuan tersebut berdasarkan permohonan Gubernur Sulawesi Selatan tertanggal 16 Mei 2025 dan hasil seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama yang telah dilaksanakan sejak April 2025.
Penetapan ini mengacu pada ketentuan Pasal 162 ayat (3) Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 yang mewajibkan kepala daerah memperoleh persetujuan tertulis dari Menteri Dalam Negeri dalam proses pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama di masa enam bulan sebelum akhir masa jabatan.
Menteri Tito menegaskan dalam suratnya, apabila pengangkatan dan pelantikan tidak sesuai ketentuan, maka persetujuan tersebut dinyatakan batal demi hukum.
Andi Zulkifly saat ini menjabat sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Makassar. Dengan pengangkatan ini, ia akan mengisi posisi strategis sebagai sekkot menggantikan pejabat sebelumnya. Zulkifly telah melewati tahapan seleksi yang melibatkan panitia seleksi (pansel) serta mendapatkan rekomendasi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin membenarkan terkait kepastian Andi Zulkifly sebagai Sekkot Makassar. “Bukan hampir, tapi (Insyaallah) dilantik,” ucap lelaki yang akrab disapa Appi itu.
Meski begitu, sambung dia, sejauh ini dirinya belum menerima surat persetujuan pelantikan Andi Zulkifly sebagai Sekkot Makassar. “Sampai sekarang saya belum menerima suratnya. Itu kan berproses. Nanti diserahkan ke Pemprov Sulsel, selanjutnya ke Pemkot Makassar,” kata Appi.
Jika Andi Zulkifly resmi dilantik sebagai Sekkot Makassar, maka jabatannya sebagai Kepala Bappeda Kota Makassar otomatis kosong. Menurut Appi, kekosongan tersebut akan segera diisi dari proses mutasi/rotasi jabatan.
Informasi yang berkembang, ada du
a nama srikandi Pemkot Makassar yang digadang-gadang pantas menduduki posisi tersebut. Yakni Aryati Puspasari Abadi yang saat ini menjadi Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan, dan Andi Azka Zulistia Ekayanti yang menjabat sebagai Kepala Inspektorat Kota Makassar.
Namun saat dua nama itu dikonfirmasi, Appi mengatakan sah-sah saja kalau ada yang melakukan prediksi-prediksi seperti itu. Namun dia menekankan, jabatan Kepala Bappeda sangat strategis. Kriteria pejabat yang pantas menduduki posisi itu adalah punya kemampuan, pengetahuan, dan kemampuan sistem perencanaan. Selain itu punya pengalaman untuk bisa merespon apa yang jadi tugas pokok di Bappeda.

“Kita lagi coba mencari yang terbaik. Mudah-mudahan, di Pemkot Makassar ini tidak sedikit yang pantas. Ada beberapa yang bisa kita lihat dan Pemkot banyak potensi. Intinya kita mencari the right man on the right place,” tambahnya.
Dikonfirmasi terpisah, Sekretaris Provinsi Sulsel Jufri Rahman mengaku sejauh ini belum menerima surat persetujuan dari Kemendagri terkait nama Andi Zulkifly sebagai Sekkot Kota Makassar. Namun, menurutnya, bila memang suratnya sudah ada, segera akan diajukan ke gubernur untuk meminta arahan lebih lanjut.
“Nanti saya cek. Kalau sudah ada ya kita ajukan ke Pak Gub untuk mohon arahan lebih lanjut. Dan kalau sudah ada arahan beliau, maka BKD provinsi akan menindaklanjuti,” tandas Jufri Rahman, kemarin. (rhm)



×


Zulkifli Sekkot, Dua Srikandi Digadang Pimpin Bappeda

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link