MAKASSAR, BKM — Tinggal menghitung hari, gerbong mutasi secara besar-besaran di lingkup Pemkot Makassar bakal bergerak. Kendati jadwal pelantikan masih belum bisa dipastikan kapan akan dilaksanakan, namun sudah beredar nama-nama pejabat yang akan dilantik serta posisinya.
Jumlahnya sekitar 70 orang, baik untuk pejabat eselon II maupun eselon III. Untuk posisi eselon II, sejumlah jabatan strategis dibiarkan kosong untuk selanjutnya akan dilelang.
Jabatan yang kosong diantaranya Kepala Bapenda, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Kepala Dinas Penataraan Ruang, Sekretaris DPRD (Sekwan), Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga, dan Kepala Badan Riset Daerah (Brida).
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin bakal mengisi untuk sementara jabatan kosong tersebut dengan menunjuk pelaksana tugas (plt). Ada sejumlah nama baru yang bakal menempati posisi tersebut.
Diantaranya Andi Asminullah. Appi menunjuk lelaki yang akrab disapa Acho itu sebagai Sekretaris Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda). Nantinya, Acho yang akan menjadi Plt di Bapenda sambil menunggu lelang jabatan berproses.
Selain itu, ada juga nama Kamelia Thamrin Tantu, yang mengisi posisi Sekretaris Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia sekaligus Plt BKPSDMD. Istri Hudly Huduri yang merupakan tim ahli Pemkot Makassar itu sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Dinas Koperasi.
Kemudian Fuad Azis yang menempati posisi Sekretaris Dinas Penataan Ruang sekaligus pelaksana tugas kepala di dinas tersebut. Rahmat Mappatoba yang saat ini sebagai salah satu kepala bidang di Dinas Sosial, menjadi Plt Sekretaris Dewan (Sekwan).
Nama Syamsul Bahri yang saat ini menjabat Penata Kelola Hukum dan Perundang-undangan di Bagian Umum bergeser menjadi Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran dan sebagai Plt Kadis.
Selanjutnya, ada nama Muhammad Fadli yang sebelumnya menjabat Sekretaris Dinas Kebudayaan digeser sebagai Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) sekaligus Plt Kepala Pelaksana (Kalaksa).
Kemudian Aidil Adha yang ditunjuk sebagai Plt Kepala Badan Riset Daerah (Brida), dan Fadli Wellang selaku Plt Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga.
Selain nama-nama baru yang menjadi pelaksana tugas di sejumlah jabatan eselon II, ada 10 nama pejabat eselon II yang tidak bergeser. Diantaranya Irwan Adnan tetap di posisinya sebagai staf ahli, Andi Muhammad Yasir (Asisten), Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Muh Hatim, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah M Dakhlan, dan Kepala Inspektorat Andi Azma Ekayanti.
Ada pula Kepala Dinas Pekerjaan Umum Zuhaelsi Subir, Kepala Dinas Kesehatan dr Nursaidah Sirajuddin, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Nielma Palamba, Kepala Dinas Pertanahan Sri Sulsilawati, dan Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman.
Selebihnya, mengalami pergeseran jabatan. Seperti Firman Hamid Pagarra yang sebelumnya Kepala Bapenda dimutasi menjadi asisten, Kepala BKPSDM Akhmad Namsum sebagai Staf Ahli, Kepala Dinas Pariwisata Muhammad Roem sebagai Kadis Kominfo, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Achi Soleman sebagai Kepala Dinas Pendidikan, serta sejumlah kepala dinas lainnya.
Dikonfirmasi terkait nama-nama yang beredar tersebut, Wali Kota Makassar yang ditemui usai menghadiri Rapat Paripurna RPJMD, Rabu (11/6), mengatakan itu baru prediksi. “Kalau betul ya betul, kalau tidak, ya rumor. Baru prediksi kan,” ungkap Appi.
Dia menegaskan pengisian suatu jabatan tentu penuh dengan pertimbangan. “Kita berupaya mengisi jabatan dengan prinsip the right man on the right place. Kita menempatkan pejabat di posisi yang tepat,” tambahnya.
Orang nomor satu Makassar itu melanjutkan, usai melakukan pergeseran pejabat, pihaknya akan melakukan lelang jabatan untuk mengisi posisi yang kosong. “Sudah kita isi, kalau masih ada yang lowong, kita akan lelang,” tambahnya.
Selain melakukan pergeseran jabatan lingkup eselon II, sebanyak 54 pejabat eselon III juga bakal bergeser. (rhm)
Prediksi Pejabat Pemkot
– Achi Soleman, Kepala Dinas Pendidikan
– Fahyuddin, Kepala Dinas Kearsipan
– Akhmad Namsum, Staf Ahli
– Irwan Adnan, Staf Ahli (tetap)
– Andi Herfida Attas, Staf Ahli
– Andi Muhammad Yasir, Asisten (tetap)
– Zainal Ibrahim, Asisten
– Firman Hamid Pagarra, Asisten
– Andi Asminullah, Plt Bapenda
– Kamelia Thamrin Tantu, Plt BKPSDM
– Achmad Hendra Hakamuddin, Kepala Dinas Pariwisata
– Dahyal, Kepala Bappeda
– Helmy Budiman, Kepala Dinas Lingkungan Hidup
– Fathur Rahim, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik
– Muhammad Roem, Kepala Dinas Kominfo
– Muh Hatim, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (tetap)
– Dakhlan, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (tetap)
– Andi Azma Ekayanti, Kepala Inspektorat (tetap)
– Fuad Azis, Plt Kepala Dinas Penataan Ruang
– Zuhaelsi Subir, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (tetap)
– Ita Isdiana Anwar, Kepala DP3A
– Mario Said, Kepala Dinas PM PTSP
– Andi Pattiware, Kepala Dinas Kebudayaan
– Irwan Bangsawan, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana
– Nursaidah Sirajuddin, Dinas Kesehatan (tetap)
– Rahmat Mappatobba (Plt Sekretaris Dewan)
– Aulia Arsyad, Kepal Dinas Perikanan dan Pertanian
– Ariaty Puspasari Abady, Kepala Dinas Perpustakaan
– Andi Husni, Camat Ujung Pandang
– Mahar, Camat Wajo
– Muhammad Fuad Arfandi, Plt Kabag Ekonomi
– Kepala Satpol PP, Hasanuddin
– Mohammad Rheza, Kepala Dinas Perhubungan
– Nielma Palamba, Kepala Dinas Ketenagakerjaan (tetap)
– Arlin Ariesta, Kepala Dinas Koperasi
– Andi Bukti Djufrie, Kepala Dinas Sosial
– Nirman Niswan Mungkasa, Kepala Dinas Ketahanan Pangan
– Evy Aprialty, Kepala Dinas Perdagangan
– Syamsul Bahri, Plt Kepala Dinas Pemadam Kebakaran
– Fadli Wellang, Plt Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga
– Sri Sulsilawati, Dinas Pertanahan (tetap)
– Mahyudin, Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (tetap)
– Fadli, Plt Kepala BPBD
– Aidil Adha, Plt Kepala Brida.

