MAKASSAR, BKM — Sabtu, 28 Juni 2025, Benteng Somba Opu menjadi saksi semaraknya kegiatan bertajuk Melukis Warna Budaya: Rayakan Imajinasi, Rangkulan Tradisi, Bersama Anak Bangsa di Kanvas Budaya. Diselenggarakan oleh mahasiswa Ilmu Komunikasi (Ikom) Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar melalui tim Euvolunteer, acara ini menjadi ruang edukasi dan ekspresi kreatif bagi anak-anak Panti Asuhan Yayasan Bustanulislamiyah.
Mengusung konsep pengenalan budaya melalui seni, acara ini menghadirkan 25 anak panti asuhan beserta dua pendamping, yang didampingi oleh 42 relawan Euvolunteer selama kegiatan berlangsung. Dengan semangat kebersamaan, peserta diajak mengenal budaya Indonesia secara menyenangkan lewat media lukis.
Acara dibuka pukul 08.00 Wita dan dipandu secara energik oleh dua MC kece, Riswa dan Nurfauziah. Rangkaian kegiatan dimulai dengan pembukaan, dilanjutkan sambutan oleh Ketua Panitia Euvolunteer, Ridho Azaliyyun, yang menegaskan bahwa persiapan acara ini berlangsung selama dua bulan untuk memastikan kelancaran kegiatan dan kenyamanan peserta.

Acara semakin semarak dengan penampilan musik dari para panitia Euvolunteer. Lagu daerah Makassar dibawakan oleh Muh. Arham dan Nur Rahmah dengan iringan gitar dari Muhammad Hidayat Hesa Harun, membangkitkan semangat budaya diantara peserta dan tamu undangan.
Acara inti berupa sesi melukis dimulai setelah penampilan seni. Anak-anak yang didampingi oleh para kakak pendamping, menuangkan imajinasi dan mengenal unsur-unsur budaya lokal melalui warna dan gambar. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi kuis dan permainan yang interaktif dan edukatif.
Menjelang akhir acara, dilakukan penyerahan donasi kepada pihak yayasan sebagai bentuk kepedulian sosial dari Euvolunteer. Acara ditutup dengan sesi foto bersama yang menjadi penanda kenangan dan kebersamaan antara anak-anak, panitia, dan tamu undangan.

Hadir dalam acara ini Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi Umismuh, Dr. Syukri, S.Sos., M.Si., serta dosen pengampu mata kuliah Event Organizing, Ilham Riyadi, S.Pd., M.I.Kom., yang menyampaikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini.
“Event seperti ini biasa dilakukan oleh anak-anak Ilmu Komunikasi dan kami selalu support, karena ini adalah ajang kreativitas. Kegiatan ini juga sekaligus melestarikan budaya kita. Apalagi di Sulawesi Selatan ini banyak budaya yang harus terus diangkat. Melalui event-event seperti ini saya yakin bisa melestarikan, menjaga, dan mengembangkan budaya tersebut,” ujar Dr. Syukri.
Ia juga berharap agar kegiatan seperti ini terus dilanjutkan. “Semoga event-event seperti ini sesering mungkin dilaksanakan, kalau bisa lebih besar lagi. Lebih luas melibatkan berbagai macam pihak dan peserta, dan tentu kami akan mensupport itu,” jelasnya.
Event ini menjadi bukti nyata kontribusi mahasiswa dalam merawat warisan budaya bangsa sekaligus menunjukkan kepedulian sosial yang konkret melalui pendekatan kreatif dan kolaboratif. (rls)

