pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Menanti Nakhoda Hanura Sulsel, Baru Amsal Mendafatar

IST RAKORDA--Plt Ketua DPD Hanura Sulsel, Brigjen Pol (Purn) Adeni Muhan bersama Ketua Panitia Musda Sulsel, Irmawati Sila pada Rakorda bertempat Swiss-Bell Hotel Panakkukang Makassar,

MAKASSAR, BKM–Panggung politik internal Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Sulawesi Selatan memasuki fase krusial. Dengan Musyawarah Daerah (Musda) yang akan digelar di Hotel Claro Makassar, Minggu (31/7).

Kini Hanura Sulsel fokus pada proses penjaringan calon Ketua DPD Hanura Sulsel periode 2024–2029.
Musda kali ini tak hanya jadi ajang pemilihan ketua semata, tapi juga momentum evaluasi arah partai pasca-Pemilu dan langkah strategis menuju Pilkada serentak 2025.
Ketua Panitia Musda Sulsel, Irmawati Sila menegaskan, proses rekrutmen calon ketua berlangsung secara terbuka dan demokratis. Pendaftaran dibuka sejak 14 hingga 19 Juli, dengan tahapan seleksi administratif yang akan diselesaikan pada 21 Juli.

“Kami ingin memastikan semua proses berjalan transparan dan tertib sesuai dengan ketentuan organisasi. Musda ini bukan hanya memilih ketua, tetapi juga momentum menyatukan langkah dan semangat kader,” ungkapnya dikonfirmasi, Minggu (13/7).

Menurutnya, sejak Sabtu (13/7), baru satu nama yang resmi mengambil formulir yaitu Amsal Sampetondok, petahana yang telah menakhodai DPD Hanura Sulsel hingga April 2025. Meski demikian, dinamika masih cair partai tetap membuka ruang kompetisi bagi kader lain.
“Meskipun Pak Amsal sudah mengambil formulir, kami tetap membuka peluang bagi kader lain untuk mendaftar. Kompetisi sehat menjadi bagian dari proses demokrasi internal partai,” ujarnya.
Selain itu, ia juga mengisyaratkan bahwa Hanura memberi kesempatan bagi tokoh eksternal untuk ikut mendaftar, selama memenuhi syarat administratif serta mendapat dukungan dari struktur partai, khususnya pengurus DPC di daerah.

“Bisa saja nanti ada lima sampai sepuluh pendaftar. Kami tidak menutup ruang bagi figur eksternal. Partai ini milik bersama, siapa yang terbaik dan mendapat kepercayaan forum, dia yang akan memimpin,”ujarnya.

Perebutan Ketua DPD Hanura selalu bersoal sejak kepemimpinan Baso Amiruddin Maula antara Dewie Yasin Limpo dengan (alm) Abd Rahman Halid. Berikutnya Ambo Dalle memimpin lalu berhadapan dengan Imbar Ismail dan Abbas Selong. Ketum DPP Hanura Oesman Sapta Odang (OSO) lalu menunjuk Bahar Ngitung selaku Plt Ketua DPD menggantikan Ambo Dalle. Hanya setahun, Obama-panggilan Bahar Ngitung menggelar Musdalub dan memilih Andi Ilhamsyah Mattalatta selaku ketua. OSO lalu menunjuk Kol TNI (Purn) Amsal Sampetodok selaku Plt Ketua Hanura Sulsel sebelum digantikan oleh Brigjen Pol (Purn) Adeni Muhan. (ita/rif)

Calon Ketua Harus Didukung 30 Persen DPC

SYARAT dan mekanisme pencalonan untuk dapat mendaftar sebagai calon ketua DPD Hanura Sulsel, seorang kandidat wajib mengisi formulir pendaftaran dan menyerahkan dokumen administrasi lengkap, mendapat dukungan minimal dari 30 persen pengurus DPC kabupaten/kota se-Sulsel dan Mengantongi rekomendasi dari DPP Partai Hanura (setelah dilakukan verifikasi di tingkat provinsi).
DPD Hanura Sulsel akan menyampaikan laporan calon ke DPP pada 24 Juli, dan nama calon yang lolos akan diumumkan dua hari sebelum Musda. Musda sendiri diperkirakan akan diikuti oleh delegasi DPC dari seluruh kabupaten/kota, pengurus sayap partai, dan unsur organisasi pendukung.

Forum ini menjadi tonggak penting bagi Hanura Sulsel, tidak hanya dalam memilih pemimpin baru, tapi juga dalam merumuskan ulang strategi partai menghadapi tantangan politik yang semakin kompetitif.
Ia berharap Musda tidak menjadi ajang perpecahan, tetapi forum konsolidasi yang mampu menyatukan seluruh kekuatan Hanura di daerah. Partai, menurutnya, membutuhkan pemimpin yang bukan hanya kuat dalam struktur, tapi juga peka terhadap aspirasi akar rumput.

“Musda ini bukan hanya soal siapa jadi ketua, tapi bagaimana kita menegaskan kembali arah juang partai. Hanura Sulsel butuh energi baru dan kepemimpinan yang punya kapasitas membawa perubahan,”tutupnya.
Sebelumnya,

Plt Ketua DPD Hanura Sulsel, Brigjen Pol (Purn) Adeni Muhan mengemukakan bila pendaftaran calon terbuka bagi figur internal maupun eksternal partai, selama memenuhi syarat yang ditetapkan. “Pendaftar bisa saja mencapai lima hingga sepuluh orang. Tidak dibatasi asal dari internal saja,” ungkap Adeni.
Sekretaris DPD Hanura Sulsel, Muh Asdar, menjelaskan bahwa Musda digelar karena masa jabatan Amsal Sampetondok sebagai Ketua DPD Hanura Sulsel telah berakhir sejak April 2025.
“Hingga saat ini, baru Pak Amsal yang mengambil formulir pendaftaran sebagai calon ketua,” kata Asdar.
Seperti diketahui, DPD Hanura Sulsel telah menggelar Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Swiss-Bell Hotel Panakkukang Makassar, Jumat (11/7). (jun/rif)



×


Menanti Nakhoda Hanura Sulsel, Baru Amsal Mendafatar

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link