MAKALE, BKM — Pemkab Tana Toraja melaunching tiga inovasi baru pengurus Dekranasda Kabupaten Tator yakni Galeri Dekranasda, Meseum koleksi artefak bersejarah, dan bioskop mini edukasi wisatawan terhadap sejarah dan kekayaan budaya Toraja. Senin (21/7)
Bupati Tana Toraja, Zadrak Tombek mengatakan, launching terhadap tiga inovasi baru tersebut dihadiri bapak angkat Dekranasda BI sekaligus menyaksikan produk lokal berkualitas Tana Toraja dan siap bersaing dipasaran.
”Terima kasih pengurus Dekranasda Tator yang tanpa henti dan terus berkreasi serta berinovasi memproduksi kerajinan lokal hingga bisa bersaing di pangsa pasar dunia,” ujar Zadrak.
Zadrak menilia meskipun kerajinan terkendala pangsa pasar, namun setelah dengan hadirnya galeri Dekranasda diharapkan mampu menjembatani pasar baik lokal, regional, dan internasional. Apalagi Galeri Dekranasda bakalmenjadi pusat promosi UMKM dari 19 kecamatan di Tator.
Menurut Zadrak, ini merupakan kebahagiaan Dekransda Tana Toraja sebab BI hadir dan menyaksikan produk kerajinan, sehingga kedepan roda perekomian masyarakat lebih maju seiring peningkatan kesejahteraan masyarakat lebih baik setelah Pemkab Tana Toraja bangun fasilitasi penunjang lainnya.
”Pemkab a terus berkarya membenahi estetika Kota Makale sebagai pusat ekonomi, ”tambahnya.
Sebelumnya Ketua Dekranasda Tator Erni Yetti Riman menjelaskan, tiga inovasi Dekranasda di Pasar Seni Makale menjadi simbol sinergi antara pelestarian budaya dan pembangunan ekonomi kreatif. Kota Makale jelas dia telah menjadi kawasan pasar seni dan pusat interaksi budaya dan ekonomi rakyat. Kehadiran Galeri Dekranasda menjadi wadah promosi kerajinan lokal.
Sementara museum edukasi sejarah dan kekayaan Toraja, serta teater selain sarana hiburan yang menyenangkan, sekaligus menyampaikan pesan moral, nilai budaya, bahkan informasi sejarah edukasi wsatawan. (gus/D)

