MAKASSAR, BKM–Modus penipuan dengan cara meminta data untuk aktivasi kartu tanda penduduk (KTP) digital melalui telepon dan pesan whatsapp marak terjadi.Seperti yang dilakukan oleh sebuah akun whatsapp nomor 081376725369 dengan nama Irawan Situmorang.
Akun WA tersebut menggunakan foto Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kota Makassar Muhammad Hatim.
Nomor tersebut whatsapp salah seorang warga dengan alasan update atau pencocokan Nomor Induk Kepegawaian di Disdukcapil Makassar pada Selasa (29/7) malam.
Dikonfirmasi terkait hal itu, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kota Makassar Muhammad Hatim menegaskan pihaknya tidak pernah meminta data kependudukan kepada masyarakat untuk alasan apapun, termasuk update data kependudukan.
Dia mengimbau warga untuk mewaspadai penipuan yang mengatasnamakan Dukcapil.
“Dukcapil tidak pernah menghubungi warga untuk meminta data atau update KK/KTP ataupun meminta sejumlah uang.
Dia mengaku, sejauh ini sudah ada 10 orang yang melapor telah menerima permintaan data dari oknum tak dikenal dengan alasan untuk update data kependudukan.
“Sudah ada 10-an orang yang mengadu ke saya, mereka dihubungi dan diminta data, ada yang diminta suruh datang ke Dukcapil, namun itu semua tidak benar. Tidak ada program seperti itu dari kami,” beber Hatim.
Dia mengaku sudah melaporkan persoalan ini kepada aparat kepolisian dan sementara diproses.
Hatim menambahkan, pihaknya telah mengeluarkan selebaran berisi imbauan kepada warga untuk mewaspadai segala bentuk penipuan yang mengatasnamakan Dukcapil Kota Makassar.
“Jaga kerahasiaan data Anda dari modus penipuan oleh oknum yang menghubungi melalui telepon/whatsapp untuk meminta data dengan alasan kebutuhan aktivasi KTP Digital,” imbaunya.
Warga Makassar diminta untuk berhati-hati dan tidak memberikan data pribadi kepada oknum yang tidak bertanggung jawab. Jika ada keraguan, warga dapat menghubungi langsung Dukcapil Kota Makassar untuk memastikan keaslian informasi. (rhm)

