MAKASSAR, BKM–Pemerintah Kota Makassar menggelar rapat persiapan untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80, Selasa (5/8) di Ruang Sipakatau, Kantor Wali Kota Makassar, Jalan Ahmad Yani.
Rapat dipimpin Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Andi Muhammad Yasir.
Rapat itu juga dihadiri Asisten II Zainal Ibrahim dan Staf Ahli (Sahli) Akhmad Namsum, Andi Herfidah Attas, dan Irwan Rusfiady Adnan, serta para lurah.
Namun sayang, kegiatan yang cukup penting ini minim dihadiri kepala OPD lingkup Pemkot Makassar.
“Rapat ini kita laksanakan sebagai bentuk keseriusan kita untuk merayakan HUT Kemerdekaan RI. Kita ingin mempersembahkan yang terbaik untuk memperingati hari kemerdekaan kita,” beber Asisten I, Andi Muhammad Yasir.
Sementara itu, staf ahli Akhmad Namsum berharap kegiatan-kegiatan yang digelar dalam merayakan HUT Kemerdekaan RI dikemas secara menarik dengan tidak mengabaikan nilai edukasi dan semangat juang 45.
Untuk puncak peringatan Kemerdekaan RI, kata Akhmad Namsum, semua harus dipersiapkan secara matang agar berjalan secara maksimal.
Irfan Rusfiady Adnan menekankan momen peringatan 17 Agustus alangkah baiknya digunakan untuk menciptakan pelayanan publik yang lebih cepat dan tidak menggunakan biaya.
“Bagi instansi yang langsung memberikan pelayanan publik seperti di kelurahan, kecamatan, PTSP, Bapenda, Tata Ruang, bisa gunakan momen ini untuk menawarkan kemudahan dalam pengurusan surat-surat,” imbuh Irwan.
Sementara Andi Herfidah Attas menyoroti kurangnya minat warga Makassar untuk mengibarkan bendera merah putih. Karena itu, dia meminta pihak kecamatan melibatkan tim penggerak PKK untuk memonitoring persoalan ini.
“Harus naikkan bendera merah putih karena banyak yg tidak peduli. Dengan bantuan monitoring PKK, pasti bisa terbantu. Camat harus gerakkan PKK-nya,” imbuh Herfidah. (rhm)

