GOWA, BKM — Divisi Infanteri 3 Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Divif 3 Kostrad) melalui satuan Kompi Kavaleri 14 Julang Jagratara (Kikav 14/JJ) bekerja sama Bulog Makassar, menggelar bazaar beras murah di kawasan Jalan Sultan Alauddin depan kampus UIN Samata, Kecamatan Somba Opu, Kamis sore (7/8).
Sejak mulai dibuka, bazaar pangan itupun diserbu warga sekitar, khususnya masyarakat Kelurahan Samata. Beras yang dikemas dalam kantong lima kiloan itu dijual seharga Rp65.200 per 5 kilogram (Kg). Penjualan beras murah ini akan dilakukan TNI AD ini hingga Desember 2025.
Sejak awal dipajang di pinggir jalan, warga datang silih berganti membeli. Hanya saja pembelian beras Bulog ini dibatasi cuma dua kantong per warga atau hanya maksimal 10 Kg per warga saja.
Pembatasan ini dilakukan agar warga lainnya juga kebagian. Selain itu meminimalisir beras murah tersebut dibeli pengumpul untuk dijual kembali di atas harga standar.
”Jadi pembelian oleh warga ini kita batasi hanya sampai dua karung atau 10 Kg saja per warga. Per kantong itu isinya 5 Kg. Jadi pembatasan ini dilakukan agar warga lainnya juga kebagian. Jadi satu warga maksimal dua kantong atau 10 Kg saja,” kata Danton Kikav 14/JJ Divif 3 Kostrad Gowa Letda Kav Althariq Diaz Purwanto S di lokasi bazaar.
Dikatakan Letda Kav Althariq Diaz Purwanto, bazaar beras murah ini dilakukan dalam rangka membantu program pemerintah yang dicanangkan oleh Presiden RI Prabowo Subianto untuk membantu kebutuhan pangan murah masyarakat. Harganya dibawah harga pasaran umum.
”Jadi semua satuan di Kostrad turun melakukan bazaar beras murah ini. Kami turun membantu Bulog memasarkan beras murah ini kepada masyarakat. Satuan kami mendapatkan jatah penjualan 2 Ton, tapi kalau habis, bisa ambil lagi di Bulog kemudian dijual lagi. Program bazar murah ini kami lakukan sampai Desember 2025. Jadi di Kostrad Divif 3 itu bukan hanya Kikav 14/JJ tapi semua satuan di Kostrad turun membantu Bulog, jelas Danton Kikav 14/JJ Divif 3 Kostrad ini didampingi personel lainnya yakni Sertu Novriadi Samsul selaku koordinator, Serda Gilang Asyar, Serda Ompung Sungguh dan Pratu Gilang Firmansyah.
Letda Kav Althariq Diaz Purwanto pun mengimbau masyarakat untuk datang membeli beras murah. Bulog akan siapkan hingga Desember selagi persediaan ada. Dikatakannya, di gudang Bulog itu ada lebih 700 Ton dipersiapkan dijual murah untuk masyarakat dan itu harus dihabiskan demi ketahanan pangan masyarakat Indonesia.
”Hasil penjualan ini kami serahkan kembali ke Bulog. Kami hanya sebagai perantara. Bulog tidak punya personel sebanyak TNI sehingga Bulog meminta bantuan kami untuk penjualan ke masyarakat. Jadi masyarakat, disilahkan datang ke bazaar yang digelar masing-masing satuan Divif 3 Kostrad. Banyak titik penjualan yang dilakukan berbagai satuan dari Kostrad. Bazaar ini kita lakukan untuk kepentingan masyarakat dan dibuka setiap hari. Kami disini hanya sebagai wadah dan perantara dari Bulog. Kami hanya membantu saja,” tambahnya.
Rahmiah, salah seorang ibu rumah tangga di Kelurahan Samata yang membeli beras di bazaar beras murah tersebut mengaku bersyukur karena ada penjualan beras murah yang difasilitasi oleh TNI AD (Divif 3 Kostrad).
Diakui, beras yang dibelinya di bazaar tersebut, jika dibeli kiloan hanya Rp12.500. Sementara harga beras saat ini di kota-kota apalagi dalam kemasan bisa sampai Rp16.000 per Kg atau jika dalam kemasan 5 Kg dijual seharga Rp80.000.
”Di bazaar pak tentara Kostrad ini kita hanya dikasi beli seharga Rp62.500 per 5 Kg. Alhamdulillah. Murah. Cuma sayangnya kita hanya bisa beli 2 kantong saja atau hanya 10 Kg,” kata Rahmiah sambil tersenyum.
Sekadar diketahui, Divisi Infanteri 3 Komando Cadangan Strategi Angkatan Darat (Divif 3 Kostrad) memiliki banyak satuan diantaranya adalah Kompi Kavaleri 14 Julang Jagratara (Kikav 14/JJ) yang bermarkas di Desa Sokkolia, Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa. Satuan ini adalah satuan bantuan tempur atau Satbanpur pasukan Kavaleri di bawah Komando Divif 3 Kostrad. (sar)

