MAKASSAR, BKM –- Politeknik Maritim (Polimarim) AMI Makassar menggelar Ujian Skripsi dan Karya Ilmiah Terapan (KIT) Periode I Tahun 2025 di Auditorium Kampus, Senin, 25 Agustus 2025. Sebanyak 157 mahasiswa mengikuti ujian ini.
Pelaksanaannya dibuka oleh Direktur Polimarim Dr. Ir. H. Amrin, S.E., S.T., M.M., M.A.P, CRP, CIQA, selaku pimpinan sidang.
Yang istimewa dalam ujian kali ini, karena empat guru besar atau profesor langsung menguji para taruna taruni. Masing-masing Prof. Dr. Ing. Muh. Yamin Jinca, M.STr, Prof. Dr. Ir. Husain Syam, MTP., ASEAN. Eng, Prof. Dr. Ir. Jasruddin, M.Si, serta Prof. Dr. Syamsul Bahri, M.Si. Ada pula Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah IX Dr. Andi Lukman, M.Si.
Kehadiran para akademisi senior dalam pelaksanaan ujian ini, menurut Dr. Amrin, menjadi pengalaman berharga bagi taruna. “Berhadapan langsung dengan profesor dalam ujian adalah pengalaman yang tak ternilai. Semoga ini menjadi bekal mental bagi lulusan ketika melangkah ke dunia profesional,” ujar Amrin.

Prestasi Membanggakan
Usai pelaksanaan ujian, suasana haru pun menyelimuti. Sebanyak 157 mahasiswa resmi dikukuhkan dalam yudisium. Direktur Dr. Amrin memimpin langsung prosesi yang meliputi tiga gelar lulusan, yakni Sarjana Terapan Transportasi (S.Tr.Tra), Ahli Madya Transportasi (A.Md.Tra), dan Ahli Madya Teknik (A.Md.T).
Dalam sambutannya, Amrin menegaskan keberhasilan para lulusan adalah buah kerja keras mahasiswa, dukungan dosen, serta doa orang tua.
“Bismillahirrahmanirrahim, hari ini 157 taruna-taruni dinyatakan lulus dengan predikat sangat memuaskan. Ini adalah prestasi yang patut dibanggakan,” ujar Amrin disambut tepuk tangan para undangan.

Dari total peserta, program Sarjana Terapan Transportasi meluluskan 44 mahasiswa, seluruhnya meraih predikat sangat memuaskan.
Lalu 32 mahasiswa dari Prodi Manajemen Kepelabuhanan, Prodi D3 Studi Nautika 35 orang, dan Prodi D3 Permesinan Kapal sebanyak 46 mahasiswa.
Program Sarjana Terapan diluluskan 44 orang, Ahli Madya Transportasi mencatat 67 lulusan. Sementara itu, program Ahli Madya Teknik berhasil mengantarkan 46 mahasiswa menjadi sarjana.
Secara keseluruhan, dari 157 peserta, semuanya dinyatakan lulus dengan predikat sangat memuaskan. Tidak ada yang dinyatakan gagal dalam tahapan ujian skripsi maupun karya tulis ilmiah.
Amrin menyebut capaian ini sebagai tonggak sejarah Polimarim. “Sepanjang perjalanan Polimarim, baru kali ini seluruh peserta yudisium berhasil meraih nilai maksimal. Ini bukti keseriusan lembaga dalam mendidik generasi muda maritim,” katanya.
Raut wajah bangga terlihat dari para orang tua yang hadir. Beberapa diantara mereka bahkan meneteskan air mata saat nama anaknya diumumkan.
“Kebahagiaan ini tidak hanya milik mahasiswa, tetapi juga keluarga mereka yang selama ini mendukung,” imbuhnya.
Salah satu lulusan, Nuratika, S.Tr.Tra, mengaku lega usai melewati masa ujian yang ketat. “Deg-degan sekali saat diuji profesor. Tapi hari ini semua terbayar. Saya persembahkan kelulusan ini untuk orang tua,” katanya sambil tersenyum.
Amrin menutup seluruh rangkaian kegiatan dengan pesan agar para lulusan menjaga integritas, profesionalisme, nama baik kampus Polimarim, dan terus belajar.
“Ilmu yang diperoleh di kampus hanyalah awal. Tugas sejati menanti di dunia kerja dan pengabdian kepada masyarakat serta bangsa,” ujarnya.
Dengan hasil ini, Polimarim kembali meneguhkan diri sebagai salah satu kampus vokasi maritim unggulan di kawasan Timur Indonesia. (*)

