MAKALE, BKM — DPRD Tator mendukug langkah Pemkab Tator melakukan relokasi pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di Jalan Kartini hingga ke Pasar Seni Makale baru-baru ini.
Anggota DPRD Tator Yusuf Pangaroan dan Randan P Sampetoding mengapresiasi langkah Pemkab yang melakukan penertiban terhadap pedagang yang selama ini dikeluhkan warga karena selain merusak tata kota juga mengganggu aktivitas lalu lintas.
Relokasi PKL ke Pasar Seni Makale jelas Randan P Sampetoding ditanggapi tidak perlau dikaitkan dengan pungutan pajak dan retribusi yang selama ini memberatkan para pedagang. Dijelaskan Yusuf, relokasi PKL tujuannya penataan kota Makale agar lebih baik.
”Kita apresiasi tekad Pemkab Tana Toraja memaksimalkan fungsi kawasan pasar seni pusat aktivitas pedagang maupun pelaku UMKM lainnya,” ujarnya.
Pasar Seni Makale menyajikan suasana damai dan keindahan alam hijau menawarkan selain beragam kuliner, juga kerajinan seni, termasuk lukisan, patung khas Toraja, dan aksesoris lainnya. Pasar Seni Makale destinasi pariwisata di lokasi strategis mudah diakses para wisatawan yang ingin merasakan pengalaman berbelanja lebih kondusif dan terorganisir. (gus’/D)

