pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Wikithon Partisipasi Publik 2025 Bahas Isu Ketenagakerjaan dan Kesehatan Mental Pemuda

BERITAKOTAMAKASSAR.COM — Tingkat pengangguran di Sulawesi Selatan masih didominasi oleh kalangan muda. Data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2023 mencatat Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) sebesar 16,99 persen, dengan jumlah penganggur mencapai 86.750 orang, mayoritas berusia 20-24 tahun.

Pada 2024, Dinas Tenaga Kerja Sulsel mencatat 46.228 pencari kerja terdaftar, dengan Kota Makassar sebagai penyumbang terbesar yakni 13.417 orang, disusul Kabupaten Gowa (4.895 orang) dan Kabupaten Bone (3.072 orang). Sementara itu, jumlah lowongan kerja yang tersedia hanya 13.151, sehingga terjadi kesenjangan besar antara kebutuhan dan ketersediaan lapangan kerja.

Fenomena ini menjadi salah satu latar belakang diselenggarakannya Wikithon Partisipasi Publik 2025 yang mengusung tema Di Tengah Fenomena Ijazah Tidak Cukup, Apa yang Bisa Kamu Lakukan Saat Ini untuk Tetap Dibutuhkan di Dunia Kerja.

Kegiatan ini bertujuan menghimpun ide, gagasan, dan solusi kreatif masyarakat terkait isu ketenagakerjaan dan kesehatan mental pemuda. Dari 555 karya yang masuk, terpilih 20 opini terbaik dari kategori siswa, mahasiswa, dan umum. Seluruh karya terpilih dikompilasi sebagai bahan penyusunan policy brief yang akan menjadi rekomendasi kebijakan publik.

Untuk memperkuat hasil Wikithon, BASAsulsel Wiki menggelar Dialog Kebijakan #1. Kegiatan ini menghadirkan perwakilan pemerintah, pemuda, komunitas, LSM, pelaku UMKM, serta sektor swasta.

Sebanyak 40 peserta dibagi ke dalam empat kelompok diskusi yang membahas isu-isu ketenagakerjaan sesuai tema karya pemenang Wikithon. Melalui forum ini, diharapkan lahir rumusan kebijakan yang inklusif, berbasis data, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat Sulawesi Selatan.

“Dialog kebijakan ini bertujuan untuk mengumpulkan ide, masukan, dan pendapat dari berbagai pihak, sekaligus memberikan dukungan dari pemangku kepentingan agar rekomendasi yang dihasilkan bisa diterapkan secara nyata. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu meningkatkan kapasitas pemuda dalam partisipasi bermakna terhadap isu-isu publik,” ujar Ita Ibnu, Manajer Program BASAsulsel Wiki.

Selain diskusi, acara ini juga diwarnai dengan penyerahan hadiah bagi pemenang Wikithon Partisipasi Publik. Kehadiran dukungan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, Dinas Pendidikan, Balai Bahasa, Rumah Budaya Rumata’, Botnar Foundation, hingga Kedutaan Besar Amerika Serikat untuk Indonesia semakin memperkuat posisi dialog ini sebagai tonggak penting lahirnya kebijakan berbasis partisipasi publik.

Melalui program BASAibu dan BASAsulsel Wiki yang telah berjalan sejak 2020, inisiatif ini berkomitmen menciptakan ruang bagi anak muda untuk menyuarakan pendapat dalam bahasa daerah, Bahasa Indonesia, maupun Bahasa Inggris.

Dengan kolaborasi lintas sektor, harapannya ekosistem ketenagakerjaan di Sulsel dapat berkembang lebih inklusif dan berkelanjutan, sekaligus menjadikan bonus demografi sebagai peluang, bukan beban sosial.(jar)



×


Wikithon Partisipasi Publik 2025 Bahas Isu Ketenagakerjaan dan Kesehatan Mental Pemuda

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link