GOWA, BERITAKOTAMAKASSAR.COM — Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana alam, Kepala Staf Kodam (Kasdam) XIV/Hasanuddin Brigjen TNI Sugeng Hartono, S.E., M.M., meninjau langsung lokasi bencana angin puting beliung di Kabupaten Gowa, Rabu, 8 Oktober 2025.
Dalam kunjungannya di Kecamatan Bajeng dan Palangga, Kasdam menyerahkan bantuan paket sembako secara simbolis kepada warga terdampak. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang rumah dan harta bendanya mengalami kerusakan akibat bencana tersebut.
Kasdam Brigjen TNI Sugeng Hartono mengatakan, kegiatan ini merupakan wujud kepedulian dan respon cepat Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Windiyatno terhadap situasi darurat yang dialami masyarakat.
“Atas perintah Bapak Pangdam, kami telah mengerahkan pasukan untuk membantu membersihkan puing-puing dan memperbaiki tempat-tempat yang rusak. Saat ini sudah diterjunkan personel dari Yonkav sebanyak 100 orang, Yonzipur 106 orang, Yonarhanud 100 orang, dan Babinsa 30 orang. Ini bukti nyata kepedulian Kodam XIV/Hasanuddin terhadap kondisi tanggap darurat yang terjadi,” ujarnya.
Lebih lanjut, Kasdam menjelaskan bahwa Kodam XIV/Hasanuddin bersama pemerintah daerah terus bersinergi dalam penanganan pascabencana.
“Bapak Pangdam juga menurunkan bantuan 400 paket sembako, dan menyiapkan 1.500 paket tambahan jika masih ada warga yang membutuhkan. Kami berkolaborasi dengan pemerintah daerah dan para kepala desa agar masyarakat tidak kesulitan memenuhi kebutuhan dasarnya,” jelasnya.
Brigjen Sugeng juga menegaskan pentingnya semangat kebersamaan dan gotong royong dalam menghadapi musibah. “Harapan kami, dalam situasi seperti ini, kita tetap bersama-sama. Sama-sama susah, sama-sama senang. Itulah wujud nyata kepedulian TNI terhadap rakyat,” tutupnya.
Melalui kegiatan ini, Kodam XIV/Hasanuddin kembali menunjukkan komitmennya untuk selalu hadir di tengah masyarakat, terutama saat terjadi bencana, sebagai bagian dari pelaksanaan tugas operasi militer selain perang dalam membantu pemerintah daerah menanggulangi bencana alam. (jar)

