MAKASSAR, BKM.COM – Menjelang datangnya musim hujan, persoalan drainase dan jalan lingkungan menjadi keluhan dominan warga yang diserap oleh Anggota DPRD Kota Makassar, Kasrudi, saat melaksanakan reses pertama masa sidang tahun anggaran 2025/2026 di Jalan Kesejahteraan 3, Kelurahan Panaikang, Kecamatan Panakkukang, Jumat (17/10/2025).
Kasrudi mengungkapkan, aspirasi masyarakat yang muncul cukup beragam, tergantung wilayah kelurahan yang dikunjungi. Namun, hampir di semua titik reses, warga menyoroti kondisi saluran air yang tidak berfungsi optimal.
“Menjelang musim hujan, masyarakat banyak meminta agar pemerintah kota segera melakukan pengerukan dan perbaikan drainase. Itu menjadi aspirasi paling banyak yang kami terima,” ujarnya.
Legislator dari Partai Gerindra ini menambahkan, banyak warga juga mengeluhkan lambatnya penanganan akibat tumpang tindih kewenangan antara Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan pihak kecamatan. Beberapa saluran kecil seharusnya ditangani kecamatan, sementara yang besar menjadi tanggung jawab PU.
“Kadang masalahnya di situ, ukurannya tidak sesuai. Ada drainase kecil tapi dianggap wilayah PU, padahal harusnya kecamatan. Ini yang sering saya ingatkan kepada warga agar diukur dulu secara pasti supaya jelas siapa yang bertanggung jawab,” jelasnya.
Kasrudi menegaskan, hasil penjaringan aspirasi masyarakat akan ia perjuangkan untuk dimasukkan dalam APBD Pokok 2026, terutama untuk pekerjaan infrastruktur dasar seperti perbaikan jalan dan drainase lingkungan.
“Selain perbaikan jalan, kami juga akan mengawal program-program prioritas pemerintah kota seperti penanganan sampah dan bantuan pakaian seragam sekolah yang menjadi janji Wali Kota,” tambahnya.
Melalui reses di 19 kelurahan di wilayah Dapil IV Kecamatan Panakkukang–Manggala, Kasrudi berkomitmen memastikan aspirasi warga benar-benar terealisasi dalam bentuk program yang menyentuh kebutuhan langsung masyarakat.

