MAKASSAR, BKM — Satlantas Polrestabes Makassar dan Polres Pelabuhan Makassar, pada Sabtu (15/12), menggelar Operasi Zebra Pallawa 2025 di Makassar. Dalam operasi ini, polisi menyasar delapan jenis pelanggaran yang menjadi prioritas penindakan.
Wakapolrestabes Makassar, AKBP Andi Erma Suryono, menjelaskan, operasi zebra mengusung tema ‘Terwujudnya Kamseltibcarlantas yang aman dan selamat menjelang Operasi Lilin 2025’.
AKBP Andi Erma berharap, personel bekerja maksimal selama operasi berlangsung. ”Operasi ini kita laksanakan dengan sebaik-baiknya. Tolong tugas dan tanggung jawab kita jalankan secara optimal,” ujar Andi Erma dalam keterangannya.
Andi Erma juga menekankan, kegiatan Latpra Ops penting dalam meningkatkan kemampuan dan keterampilan personel. Hal ini agar personel yang bertugas bisa menjalankan operasi dengan tepat sasaran.
Operasi Zebra 2025 digelar serentak di seluruh Indonesia. Adapun delapan jenis pelanggaran lalulintas yang disasar, yaitu pengemudi/pengendara kendaraan bermotor (ranmor) yang menggunakan ponsel (HP) atau gawai saat berkendara dan pengendara tidak menggunakan sabuk pengaman, pengemudi atau pengendara ranmor yang masih di bawah umur, pengendara sepeda motor yang berboncengan lebih dari satu orang, pengendara yang tidak menggunakan helm standar dan knalpot tidak sesuai spektek (brong), pengemudi atau pengendara ranmor dalam pengaruh atau mengonsumsi minuman beralkohol, pengemudi atau pengendara ranmor yang melawan arus (contra flow), kendaraan yang over dimensi/over loading dan TNKB tidak sesuai spektek (pelat gantung), pengemudi atau pengendara ranmor yang melebihi batas kecepatan serta balapan liar. (jul)

