MAKASSAR, BKM — Pasca-perang kelompok (perpok) antara warga di Kampung Sapira dan kelompok Borta di Kecamatan Tallo mengakibatkan satu orang warga bernama Nur Syam alias Civas (35) meninggal. Civas meninggal terkena tembakan senapan angin. Selain korban meninggal, sebanyak 13 rumah terbakar.
Hingga kini, tim gabungan Polsek Tallo, Jatanras Polrestabes Makassar dan Resmob Polda Sulsel masih berjaga-jaga di lokasi perang kelompok dan pembakaran rumah. Civas sebelumnya dilaporkan meninggal dunia akibat tertembak senapan angin di kepala saat terjadi bentrokan antar warga beberapa hari lalu.
Kapolda Sulsel, Irjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro mengemukakan, pelaku penembakan warga Sapiria sudah diserahkan dan ditahan di Polrestabes Makassar menjalani pemeriksaan intensif untuk memastikan apakah ada pelaku lain yang terlibat dalam insiden penembakan tersebut.
”Saat ini yang bersangkutan masih dalam proses penyelidikan dan penyidikan oleh Sat Reskrim Polrestabes Makassar terkait kasus penembakan,” kata Kapolda Sulsel.
Selain fokus pada pengamanan, personel kepolisian menegaskan, penegakan hukum tetap menjadi prioritas. Semua pelaku baik yang terkait penembakan maupun pembakaran rumah akan diproses secara hukum tanpa kompromi. (jul)

