MAKASSAR, BKM — Suasana Kelurahan Suangga, Kecamatan Tallo, Kota Makassar masih belumlah pulih, setelah sebelumnya 13 rumah warga hangus terbakar akibat perang kelompok Sapiria dan Borta. Situasi belum sepenuhnya mereda usai bentrokan yang menelan korban jiwa.
Di tengah kondisi seperti itu, mereka yang terindikasi sebagai pelaku justru kedapatan menggunakan sabu di dekat posko keamanan gabungan. Dalam patroli pengamanan pascakonflik itu, personel Yonif 700/Wira Yudha Cakti (WYC) bersama Unit Intel Kodim 1408/Makassar mengamankan lima terduga pelaku penyalahgunaan narkoba masing-masing berinisial TH (53), AH (35), ZK (39), DS, dan AP.
Penangkapan dilakukan di dua titik berbeda, hanya beberapa meter dari lokasi pengungsian warga dan sisa puing-puing rumah yang baru menjadi arang. Pada patroli pertama, tiga pria diciduk dengan barang bukti tujuh saset sabu dan alat isap. Di titik betikutnya, dua pelaku lainnya kembali diamankan dengan barang bukti tambahan narkoba siap pakai.
Dari hasil pemeriksaan awal, para terduga pelaku mengaku menggunakan sabu di sekitar posko keamanan gabungan, saat aparat tengah berjaga mencegah bentrokan susulan. Seluruh terduga pelaku beserta barang bukti kemudian diserahkan ke Satuan Narkoba Polrestabes Makassar untuk ditindaklanjuti sesuai prosedur hukum.
Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko mengapresiasi langkah cepat aparat di tengah situasi yang masih rawan. “Di saat situasi Tallo belum pulih dan warga masih cemas, TNI tidak memberi ruang sedikit pun bagi para pelaku kejahatan. Kami pastikan Makassar tetap aman dan segala bentuk kriminal akan ditindak tegas,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya ketenangan warga dan kewaspadaan kolektif untuk mencegah konflik kembali meluas. “Kami memahami kegelisahan warga, namun saya mengimbau agar tidak terpengaruh isu liar yang beredar. Laporkan apa pun yang dianggap janggal kepada petugas, agar penanganannya dapat dilakukan sebelum berkembang menjadi ancaman baru,” tambahnya. (jar)

