MAKASSAR, BKM — Selama bertahun-tahun Toyota masih merajai penjualan mobil di Makassar bahkan secara nasional.
Munculnya merek baru hingga model baru dari merek yang sudah ada sebelumnya, tidak mampu menggeser dominasi Toyota.
Toyota melalu dealer resminya di Pulau Sulawesi, Kalla Toyota, juga tetap mendominasi pasar.
Untuk Pulau Sulawesi meliputi Sulawesi Selatan, Barat, Tengah, dan Sulawesi Tenggara, Kalla Toyota mendominasi pasar dengan market share 39,7 persen dengan total penjualan mencapai 16.500 unit
Makassar tetap menjadi wilayah denhan kontribusi penjualan terbesar.
Hingga April 2026, total penjualan tercatat mencapai 6.860 unit. Di tengah dinamika pasar yang cukup menantang, Kalla Toyota tetap mampu menjaga tren pertumbuhan.
Marketing General Manager Kalla Toyota, Suliadin, mengatakan, penjualan Kalla Toyota dari bulan ke bulan senantiasa menunjukkan tren peningkatan. Bahkan ketika merek lain tren menurun.
”Inilah salah satu kelebihan dari unit Toyota melalui kami dealernya Kalla Toyota tetap memperlihatkan pertumbuhan positif di tengah kondisi perekonomian sekarang yang lagi kurang kondusif,” tutur Adin, sapaan akrab Suliadin.
Besarnya animo masyarakat .emilih unit Toyota disebabkan produk ini lebih mengedepankan kualitas unitnya. Sehingga masyarakat selaku konsumennya akan tetap setia memilih Toyota saat mengganti unit lamanya.
Teknologi Keselamatan Canggih
Toyota Safety Sense merupakan teknologi keselamatan canggih yang dirancang untuk memberikan perlindungan maksimal saat berkendara.
Tidak hanya mengandalkan satu fitur saja, Toyota Safety Sense terdiri dari berbagai sistem yang bekerja secara otomatis untuk membantu pengemudi mengurangi potensi kecelakaan.
Toyota TSS merupakan kumpulan teknologi keselamatan canggih yang dikembangkan Toyota untuk meningkatkan perlindungan selama berkendara.
Sistem ini mengintegrasikan berbagai sensor, radar, dan kamera untuk mendeteksi potensi risiko di jalan serta memberikan peringatan kepada pengemudi guna mengurangi kemungkinan kecelakaan.
Teknologi ini telah diterapkan pada berbagai model Toyota, memberikan perlindungan yang lebih komprehensif bagi pengemudi dan penumpang.
Namun penting untuk diingat, TSS bukan pengganti kewaspadaan pengemudi, melainkan sistem pendukung yang membantu meningkatkan keselamatan dengan memberikan peringatan dan intervensi.
Beberapa fitur utama dalam TSS meliputi Pre-Collision System (PCS) untuk mencegah tabrakan, Lane Departure Alert (LDA) untuk menjaga mobil tetap di jalur, serta Dynamic Radar Cruise Control (DRCC) yang membantu menjaga jarak aman dengan kendaraan lain.
Adapun beberapa fitur utama dalam TSS meliputi:
1. Pre-Collision System (PCS)
Pre-Collision System (PCS) merupakan salah satu fitur keselamatan unggulan dalam Toyota Safety Sense yang berfungsi untuk mengurangi risiko tabrakan dengan kendaraan di depan.
Sistem ini menggunakan kombinasi kamera dan sensor radar untuk mendeteksi potensi benturan. Saat ada risiko tabrakan, PCS akan memberikan peringatan audio dan visual kepada pengemudi.
Jika pengemudi tidak segera merespons, sistem secara otomatis melakukan pengereman untuk mengurangi kecepatan atau bahkan menghentikan kendaraan guna menghindari kecelakaan.
Fitur ini sangat berguna di jalanan perkotaan yang padat dan penuh kemungkinan situasi tak terduga, sehingga mampu memberikan perlindungan tambahan bagi pengemudi, penumpang, dan pengguna jalan lainnya.
Jadi PCS memberikan peringatan dan secara otomatis melakukan pengereman darurat untuk mencegah tabrakan depan.
2. Lane Departure Alert (LDA)
Lane Departure Alert (LDA) membantu pengemudi tetap berada di jalurnya dengan mendeteksi marka jalan menggunakan kamera khusus.
Jika sistem mendeteksi kendaraan mulai keluar jalur tanpa mengaktifkan lampu sein, LDA akan memberikan peringatan agar pengemudi segera melakukan koreksi.
Fitur ini sangat berguna untuk mengurangi risiko kecelakaan akibat kelelahan atau kurangnya konsentrasi, terutama saat berkendara dalam perjalanan jauh atau di jalan tol.
Dengan adanya peringatan ini, pengemudi bisa lebih waspada dan menjaga kendaraan tetap berada di jalur yang benar.
LDA memperingatkan pengemudi jika mobil keluar dari jalur secara tidak sengaja, didukung koreksi setir (Steering Assist).
3. Automatic High Beam (AHB)
Berkendara di malam hari kini menjadi lebih nyaman dengan fitur Automatic High Beam (AHB). AHB secara otomatis menyesuaikan intensitas cahaya lampu utama agar pengemudi mendapatkan visibilitas yang optimal tanpa mengganggu pengguna jalan lain.
Fitur ini menggunakan kamera untuk mendeteksi kendaraan di depan serta kendaraan dari arah berlawanan.
Ketika tidak ada kendaraan di sekitar, sistem akan mengaktifkan lampu jauh untuk pencahayaan maksimal. Sebaliknya, jika ada kendaraan lain yang terdeteksi, lampu akan beralih ke mode dekat guna menghindari silau bagi pengemudi lain.
Sehingga AHB mengatur pencahayaan lampu secara otomatis saat mendeteksi kendaraan di depan.
4. Road Sign Assist (RSA)
Road Sign Assist (RSA) membantu pengemudi mengenali dan memahami rambu lalu lintas yang mungkin terlewatkan saat berkendara.
RSA bekerja dengan kamera yang mampu mendeteksi berbagai tanda lalu lintas seperti batas kecepatan, larangan berbelok, atau tanda peringatan lainnya.
Informasi yang ditangkap kamera ini kemudian ditampilkan pada layar instrumen atau head-up display di mobil, sehingga pengemudi dapat lebih mudah memahami kondisi lalu lintas di sekitarnya.
Dengan fitur keselamatan aktif ini, risiko pelanggaran lalu lintas dapat diminimalisir, sekaligus meningkatkan keselamatan berkendara.
5. Dynamic Radar Cruise Control (DRCC)
Dynamic Radar Cruise Control (DRCC) dirancang untuk memberikan pengalaman berkendara yang lebih santai dan aman, terutama di jalan tol atau jalan bebas hambatan.
Fitur ini menggunakan radar dan kamera untuk mendeteksi keberadaan kendaraan di depan dan secara otomatis menyesuaikan kecepatan mobil agar tetap menjaga jarak aman.
Saat lalu lintas melambat, DRCC akan menyesuaikan kecepatan kendaraan secara otomatis. Begitu lalu lintas kembali lancar, sistem akan menyesuaikan kembali kecepatan sesuai dengan batas yang telah ditentukan.
Dengan fitur ini, pengemudi tidak perlu terus-menerus menginjak pedal gas dan rem, sehingga mengurangi kelelahan saat perjalanan panjang.
DRCC akan menjaga jarak aman dengan kendaraan di depan secara otomatis dan menyesuaikan kecepatan.
6. Lane Tracing Assist (LTA)
Lane Tracing Assist (LTA) bekerja dengan mendeteksi garis pembatas jalan dan kendaraan di depan untuk membantu kendaraan tetap berada di tengah jalur.
Fitur ini sangat berguna saat berkendara di jalan tol atau jalan bebas hambatan. Karena dapat mengurangi beban kerja pengemudi dalam perjalanan jarak jauh.
Selain memberikan peringatan jika kendaraan keluar jalur, LTA juga dapat melakukan koreksi kemudi ringan untuk menjaga mobil tetap berada di jalur yang benar.
Dengan adanya fitur ini, pengemudi dapat menghindari potensi bahaya aman, terutama di jalan yang lurus dan panjang.
7. Full-Speed Range Dynamic Radar Cruise Control
Full-Speed Range Dynamic Radar Cruise Control merupakan versi lebih canggih dari DRCC standar, yang tidak hanya bekerja pada kecepatan tinggi tetapi juga mampu berfungsi hingga kendaraan berhenti sepenuhnya.
Fitur ini sangat bermanfaat saat berkendara dalam kondisi lalu lintas padat. Jika kendaraan di depan berhenti, sistem akan otomatis menghentikan kendaraan.
Sebaliknya, saat kendaraan di depan mulai bergerak kembali, sistem akan mengaktifkan akselerasi secara otomatis tanpa perlu intervensi dari pengemudi.
8. Intelligent Clearance Sonar (ICS)
Intelligent Clearance Sonar (ICS) adalah fitur yang sangat berguna saat berkendara di area parkir atau saat melakukan manuver mundur.
Menggunakan sensor ultrasonik, ICS mendeteksi kendaraan atau objek di sekitar dan memberikan peringatan kepada pengemudi jika ada risiko benturan.
Jika pengemudi tidak merespons peringatan, ICS dapat secara otomatis mengaktifkan pengereman untuk mencegah tabrakan.
Fitur ini sangat membantu dalam menghindari kecelakaan kecil yang sering terjadi saat parkir atau manuver di ruang sempit.
9. Front Vehicle Departure Alert (FVDA).
Fitur FVDA) ini akan memberikan notifikasi saat kendaraan di depan mulai bergerak.
Selain TSS, segmen menengah Toyota juga dilengkapi fitur pendukung seperti Blind Spot Monitor (BSM) untuk memantau area blind spot dan Rear Cross Traffic Alert (RCTA) guna mendeteksi kendaraan yang melintas saat mundur.
Beberapa unit Toyota yang telah dibenamkan fitur TSS ini, yakni All New Toyota Raize, All New Toyota Corolla Cross, All New Toyota Innova Zenix, All New Toyota Corolla Altis, dan All New Toyota Alphard.
Keselamatan dalam berkendara menjadi prioritas utama bagi Toyota, itulah sebabnya fitur Toyota Safety Sense hadir sebagai teknologi canggih untuk memberikan perlindungan maksimal.
Sistem ini dirancang untuk membantu pengemudi dalam mencegah kecelakaan dengan berbagai fitur pintar.
Berkat fitur Toyota Safety Sense, konsumen dapat merasakan pengalaman berkendara yang lebih aman dan nyaman di berbagai kondisi jalan.
”Dengan memilih Toyota sebagai kendaraan keluarga, konsumen akan mendapatkan banyak keuntungan yang mungkin tidak akan didapatkan dengan memilih merek lainnya. Jadi pastikan pilihan Anda sekarang dengan memilih Toyota,” ujar Adin. (mir)

