Sinjai, BKM– Sektor olahraga di kalangan pelajar kembali menggeliat sebagai sarana strategis dalam membentuk generasi muda yang sehat dan berdaya saing. Langkah ini dinilai penting oleh jajaran eksekutif untuk menanamkan jiwa sportivitas, disiplin, dan kebersamaan sejak dini di luar aktivitas akademik formal.
Komitmen dukungan tersebut ditunjukkan saat Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sinjai, Irwan Suaib, membuka secara resmi turnamen “Spensa Masseddi Futsal Competition se-Sulselbar Volume III”. Pembukaan kompetisi ini ditandai dengan tendangan bola pertama di GOR Futsal H. Sabirin Yahya, Kabupaten Sinjai, pada Senin, 15 Juni 2026 malam.
Agenda berskala regional yang berlangsung hingga 20 Juni ini turut dihadiri oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga yang baru, Dr. Mansyur, perwakilan KONI Sinjai, otoritas kelurahan, serta para guru pendamping dari berbagai daerah.
Tahun ini, turnamen mencatatkan antusiasme tinggi dengan diikuti oleh total 63 tim yang terbagi ke dalam tiga jenjang pendidikan, meliputi:
-
Tingkat SD: 18 tim
-
Tingkat SMP: 24 tim
-
Tingkat SMA: 21 tim
Kepala UPTD SMP Negeri 1 Sinjai, Syamsul Rijal, mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan hasil inisiatif dan kerja sama Pengurus OSIS bersama ekstrakurikuler futsal sekolah. Menurutnya, turnamen tersebut menjadi bukti bahwa peserta didik mampu mengelola kegiatan berskala besar dengan melibatkan tiga jenjang sekaligus.
Apresiasi tinggi diberikan oleh Kepala Dinas Pendidikan, Irwan Suaib, atas konsistensi pihak sekolah dalam merawat agenda tahunan ini hingga memasuki volume ketiga.
“Saya mengapresiasi setinggi-tingginya kepada keluarga besar UPTD SMP Negeri 1 Sinjai yang mampu melaksanakan turnamen ini. Kegiatan seperti ini menjadi bagian penting dalam membentuk generasi yang sehat, berkarakter, dan berprestasi,” kata Irwan.
Lebih lanjut, ia mewanti-wanti para peserta agar menjadikan arena pertandingan ini sebagai laboratorium mental untuk belajar menghargai perbedaan, menghormati keputusan perangkat pertandingan, dan menjaga kondusivitas wilayah.
“Kita patut bersyukur karena turnamen ini mampu dilaksanakan untuk ketiga kalinya. Yang terpenting bukan hanya mencari siapa yang menjadi juara, tetapi bagaimana anak-anak belajar disiplin, menghargai lawan, menghormati keputusan wasit, dan menjunjung tinggi sportivitas dalam setiap pertandingan,” tambahnya pada Senin, 15 Juni 2026.
Melalui kesuksesan pembukaan kompetisi ini, Pemerintah Kabupaten Sinjai berharap turnamen antar-pelajar Sulselbar tersebut mampu menjadi wadah pencarian bakat atlet futsal potensial, sekaligus mempererat simpul silaturahmi kepemudaan demi kemajuan dunia olahraga di daerah.

