pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Golkar Takalar, Luwu, Lutra, Pinrang dan Makassar Belum Merapat ke IAS

IST Dr Ilham Arif Sirajuddin

MAKASSAR, BKM–Pertarungan mantan Wali Kota Makassar dua periode Dr Ilham Arief Sirajuddin (IAS) menghadapi Wali Kota saat ini Munafri Arifuddin atau Appi menjadi Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Sulsel semakin kencang.

Apalagi setelah sedikitnya 20 DPD II telah menemui IAS untuk menyerahkan surat dukungan ditambah organisasi pendiri seperti SOKSI, Kosgoro, organisasi didirikan diantaranya AMPG, KPPG, AMPI dan lainnya ikut mendukung.
Data yang dikumpulkan koran ini setidaknya masih ada sejumlah DPD II yang belum merapat ke IAS. Mereka diantaranya Golkar Takalar, Luwu, Lutra, Pinrang dan Makassar.

IAS yang dihubungi koran ini terkait masih ada DPD II yang belum respek dengan isyarat DPP Golkar Minggu (5/7) hanya tersenyum.
Adapun Plt Sekretaris DPD I Golkar Sulsel Rahman Pina yang juga dimintai tanggapan, belum memberikan komentar.
Sebelumnya, pengamat politik Unhas Dr Ali Armunanto mengungkapkan bila Appi menjadi calon yang tidak diinginkan lantaran DPP lebih memilih menggunakan kekuasaan partai terpusat untuk menerbitkan diskresi untuk menjadikan pola kepentingannya menjadi jelas.

“Namun saya kira patut disayangkan bahwa pola konsolidasi terpusat yang menjadi pilihan untuk memilih ketua DPD Golkar Sulsel mengabaikan aspirasi kader di level bawah yang saya kira akan membawa konsekuensi bagi soliditas Golkar Sulsel kedepannya,” jelas akademisi Unhas itu.
Sebelumnya, pasca menerima diskresi dari Ketua Umum DPP Partai Golkar, IAS bergerak cepat memanaskan mesin politiknya.
Mantan Anggota DPRD Sulsel yang akrab disapa “Aco” ini menggelar pertemuan konsolidasi perdana di markas pemenangannya, Jalan Batu Putih Bundar, Makassar, Minggu (28/6) hingga Jumat (3/7).

Pertemuan pertama dihadiri pimpinan dari 13 DPD II Partai Golkar kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan, serta barisan organisasi kemasyarakatan (Ormas) pendiri, didirikan, dan sayap partai berlambang pohon beringin tersebut.
Dari total 24 kabupaten/kota di Sulsel, mayoritas mutlak sudah menyatakan sikap mendukung IAS.
Dalam pertemuan tersebut, IAS melaporkan dinamika dukungan DPD II yang masuk untuknya.

Saat ini, IAS sudah menerima dukungan 20 DPD II dalam bentuk surat dukungan.
Dengan peta tersebut, posisi IAS di atas kertas kini menjadi figur yang paling siap menggerakkan infrastruktur beringin Sulsel menghadapi momentum politik ke depan.

Dukungan 20 suara untuk maju di Musda terus bertambah sejak IAS mendapat diskresi dari Bahlil Lahadalia
Dukungan ke IAS seperti DPD II Golkar Gowa Ambas Syam, Ikram Iskandar dari Golkar Jeneponto, Lies Nurdin dari Bantaeng, pengurus Golkar Selayar dan Golkar Bulukumba.

Selanjutnya Andi Kartini Ottong dari Sinjai, Andi Fahsar Padjalangi dari Bone, Andi Kaswadi dari Soppeng dan Dr Baso Rahmanuddin dari Wajo.
Juga sekretaris Zulkifli Zain dari Sidrap. Taufan Pawe wakili Erna Rasyid dari Parepare.

Andi Ilham Zainuddin dari Pangkep, Rahman Pina dari Barru dan Suhartina Bohari dari Maros.
Viktor Datuan Batara dari Tana Toraja, Yohanes Bassang dari Toraja Utara, sekretaris Golkar Enrekang, Rahmat Masri Bandaso dari Palopo dan Aripin dari Luwu Timur. (rif)




×


Golkar Takalar, Luwu, Lutra, Pinrang dan Makassar Belum Merapat ke IAS

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link