SINJAI, BKM — Kepala Puskesmas Lappadata Sinjai Tengah Suherlan akhirnya dicopot dari cabatannya. Pencopotan itu menyusul adanya jenazah warga yang meninggal di puskesmas yang terpaksa dibonceng menggunakan sepeda motor pulang ke rumahnya.
Langkah tegas tersebut disampaikan Bupati Sinjai H Sabirin Yahya usai melantik pejabat eselon II di Ruang Pola Kantor Bupati, Rabu (30/9). Menurutnya, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan dr Nikmat B Situru telah memberikan sanksi terhadap Kepala Puskesmas Lappadata.
”Plt Kadis Kesehatan sudah memberikan sanksi berupa skorsing kepada Kepala Puskesmas Lappadata karena dianggap lalai dalam menjalankan tugas,” ujarnya.
Untuk saat ini, Suherlan sudah dibebastugaskan dari jabatannya. Posisinya kini diisi orang Dinas Kesehatan Sinaji hingga ada pejabat yang cocok untuk ditempatkan memimpin di Puskesmas Lappadata.
”Untuk sementara, Pelaksana Tugas Kepala Puskesmas Lappadata dipegang orang Dinas Kesehatan sampai ada yang cocok di posisi itu,” terangnya.
Menurut Sabirin, dengan adanya sanksi ini, diharapkan ke depan tidak ada lagi kejadian serupa. ”Kami selaku pemerintah justru selalu berusaha untuk memberikan pelayanan yang lebih prima kepada publik,” tandasnya.
Ketua Masyarakat Transparansi Sinjai (Matris) Kamal Yahya, sangat merespon langkah yang diambil pemerintah terkait persoalan di Puskesmas Lappadata.
“Pencopotan itu patut diapresiasi, agar ada efek jera. Sehingga ke depan tidak ada lagi pejabat yang berani untuk tidak memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat,” pungkasnya. (din/rus/b)
Kepala Puskesmas Lappadata Dicopot
×

