MAKASSAR, BKM — Ramadan tinggal menghitung hari. Kian dekatnya bulan suci umat Islam itu, aktivitas geng motor kembali marak.
Agar jumlahnya tidak semakin bertambah, polisi langsung bergerak melakukan patroli. Seperti yang dilakukan personel Polsek Panakkukang, Selasa malam (17/4).
Kelompok geng motor di wilayah ini terlibat aksi balapan liar. Mereka pun diburu, hingga akhirnya 14 unit sepeda motor berhasil terjaring.
Sebelumnya, kelompok geng motor ini beraksi secara ugal-ugalan di jalan raya. Seperti mengangkat ban depan motornya, yang kemudian mengundang kehadiran kelompok lainnya. Tak lama berselang, mereka pun terlibat adu balap di jalanan.
Tak sedikit diantaranya yang sengaja memancing petugas kepolisian untuk keluar dan mengejarnya. Meski begitu, polisi memiliki teknik khusus untuk menaklukkan para pelaku balapan liar ini. Mereka membagi diri dengan tujuan membubarkan aksi geng motor tanpa menimbulkan cidera.
Awalnya, pelaku balapan liar (bali) berputar-putar di Jalan AP Petta Rani dan flyover Jalan Urip Sumohardjo. Sempat terjadi aksi kejar-kejaran antara mereka dengan polisi.
Namun, sebagian dari aparat telah memblokade ruas jalan. Begitu ada motor bali hendak menikung, mereka langsung mencegatnya. Tapi ada diantaranya yang tak menyerah begitu saja. Mereka sampai nekat melanggar dan melawan arah untuk meloloskan diri.
Selain itu, ada pula yang langsung menjalankan akal bulusnya. Dia berpura-pura singgah di depan sebuah ruko lalu memainkan gawai. Ada pula yang langsung menghentikan kendaraannya lalu jongkok memperhatikan petugas. Juga memarkir motornya lalu menjauh sambil merokok.
Tapi aksi pura-pura geng motor ini terbaca oleh petugas yang telah membagi diri. Belasan kendaraan roda dua, yang sebagian diantaranya tidak dilengkapi nomor plat kendaraan, berhasil diamankan.
Kapolsek Panakkukang Kompol Ananda Fauzi Harahap, mengatakan pihaknya jauh-jauh hari sebelum ramadan telah mengantisipasi aksi ugal-ugalan geng motor. ”Sebelum lebih bertambah banyak, kami secepatnya mengantisipasi dan menurunkan personel untuk intens patroli di lokasi yang menjadi tempat berkumpulnya geng motor,” ujarnya, kemarin.
Awalnya, tim yang dipimpin Panit 2 Reskrim Ipda Roberth Hariyanto Siga mendapat informasi bahwa rombongan geng motor bernama Bandung Lombok yang mengendarai sekitar 200 unit, bergerak dari Jalan Alauddin menuju flyover. Mereka ugal-ugalan di jalan dan terlibat balapan.
”Anggota kemudian membagi diri dengan menyebar di beberapa titik. Hasilnya, ada 14 unit motor yang diamankan,” terang Ananda.
Mantan Kapolsek Ujung Pandang ini merinci 14 motor yang terjaring itu. Yakni Yamaha Mio M3 warna merah DW 5173 CG. Yamaha Mio merah DD 6742 XI. Yamaha Soul GT warna kuning DW 2772 KI.
Ada pula Yamaha Jupiter Z dan Yamaha F1ZR warna hitam tanpa plat. Yamaha Mio Soul GT warna putih DW 4376 CK. Scoopy warna merah DW 3033 QA. Honda Supra FIT S warna hitam DD 3484 UP. Suzuki Satria FU warna hitam tanpa plat.
Kawasaki Ninja R warna orange DD 6582 BI. Kawasaki KLX 150 warna putih tanpa plat. Honda Beat Street warna hitam DD 5048 YX. Yamaha Mio Soul warna merah DD 4249 JR. Terakhir, Yamaha RX King warna hitam tanpa plat. (ish/rus)
Aksi Geng Motor Marak Jelang Ramadan
×

