MAMUJU, BKM — Bupati Mamuju, H Habsi Wahid dipercayakan mengembang amanah sebagai Dewan Pembina Persatuan Nelayan Tradisional Indonesia (PNTI) Sulbar. Hal itu disahkan berdasarkan Surat Keputusan (SK) Dewan Pengurus Pusat (DPP) PNTI Nomor 0269/SK.DPW/DPP-PNTI/VII/2017 tentang pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PNTI Sulbar periode 2017-2022.
Pengukuhan dan pelantikan dilakukan secara serentak bersama tiga pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD), yakni DPD PNTI Kabupaten Pasangkayu, Polewali Mandar (Polman), dan Mamuju. Pelantikan berlangsung di ruang pola lantai 3 kantor bupati Mamuju, Senin (30/4).
PNTI merupakan organisasi masyarakat yang menghimpun semua masyarakat nelayan kecil dan pengurus ranting yang terdiri dari DPP, DPW dan DPD. Habsi Wahid sebagai dewan pembina berharap, dengan hadirnya PNTI Sulbar harus bisa menampung semua nelayan Sulbar yang berkisar 20.000 jiwa, untuk bisa menyatukan semua program agar bisa meningkatkan kapasitas nelayan.
Dimana, semua masyarakat nelayan dihimpun untuk melakukan pengembangan, hingga menjadi nelayan profesional yang tadinya dari nelayan tradisional. Juga, meningkatkan pendapatan nelayan dari rata-rata Rp1,5 juta hingga lebih dari rata-rata.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamuju telah memberikan kepedulian kepada nelayan. Hal itu terbukti pada nelayan Mamuju yang berjumlah 7.000 jiwa dari 17.000 jiwa, sudah mendapatkan asuransi nelayan sejak dua tahun terakhir.
Ketua DPW PNTI Sulbar, H Muhammad Jayadi, menyampaikan, kiranya PNTI bisa mendapatkan bimbingan khusus dari Pangkalan Utama Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (Lantamal), untuk mengikuti bela negara. Sebagai bimbingan kusus untuk pengembangan kualitas dan kapasitas nelayan Sulbar. (ala/mir/c)
PNTI Akan Ubah Nelayan Sulbar Jadi Profesional
×

