MAROS, BKM — Peringatan hari buruh yang dilaksanakan setiap 1 Mei berlangsung damai di Kabupaten Maros. Aksi yang dikenal dengan “May Day” diperingati dengan aksi konvoi oleh aliansi yang mengatas namakan Peluru (Persatuan Lembaga Untuk Buruh) yang terdiri dari beberapa organisasi buruh dan organisasi lainnya.
Sekitar 150-an kendaraan roda dua dan roda empat melakukan konvoi di sejumlah titik dan menyusuri kawasan yang didalamnya ada industri dan perusahaan. Konvoi tersebut diawali di hutan kota Maros, lalu bergeser ke bandara lama Mandai, lalu masuk ke wilayah Pattene, kemudian memasuki wilayah desa Baruga dan Tunikamasea kemudian berakhir di pabrik CS2 Pola Sehat.
”Kita sengaja menyusuri kawasan industri dan membagikan sekitar 2.000 lembar SK UMP. Kita berharap momentum ini adalah momentum perjuangan bagi para buruh, agar mereka mendapatkan haknya. Juga memberikan pemahaman kepada mereka bahwa kita ada serikat buruh yang akan memfasilitasi setiap keluhan para buruh,” ujar Muhammad Ridwan, Ketua KSPSI (Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia) Maros.
Ridwan yang juga inisiator pembentukan Peluru, mengapresiasi dukungan dari berbagai pihak untuk ikut terlibat dalam mengawal gerakan buruh. ”Kami sangat mengapresiasi teman-teman dari berbagai OKP, ada dari PMII, HMI, GMNI, HPPMI, ada juga dari para bikers. Tentu ini adalah awal yang baik untuk kesejahteraan buruh di Kabupaten Maros. Insya Allah selain konvoi, tanggal 6 mei mendatang kita juga akan menggelar dialog mengenai May Day ini,” tutupnya.
OKP Dukung Buruh Maros
×

