MAKASSAR, BKM — Hari menjelang Magrib, Selasa (1/5). Jarum jam menunjuk kurang lebih pukul 18.00 Wita.
Suasana di Jalan Rahman Hakim, Makassar yang awalnya tenang, tiba-tiba gaduh. Dua orang pengendara sepeda motor yang saling berboncengan dikejar oleh warga hingga menjadi sasaran amuk massa.
Mereka diketahui bernama Bima Sakti (17) dan Abdul Muis alias Aco (18). Keduanya beralamat di Jalan Sultan Abdullah. Satu dari mereka, yakni Bima Sakti meregang nyawa akibat aksi massa.
Bermula ketika salah satu dari keduanya hendak menjambret seorang wanita yang sementara menelepon. Tak ingin alat komunikasinya hilang begitu saja, korban pun histeris. ”Jambret….jambret….!!!” begitu teriakannya berkali-kali.
Teriakan itu langsung mengundang perhatian warga sekitar. Kedua pelaku yang berhasil merampas gawai korbannya langsung kabur. Warga pun mengejarnya. Aksi kejar-kejaran pun berlangsung.
Namun nahas bagi pelaku. Di tengah upayanya melarikan diri, rantai motor Suzuki Satria FU yang dikendarainya tiba-tiba putus. Kendaraan roda dua itupun berhenti di Jalan Korban 40.000 Jiwa. Warga langsung mengepung, tak lagi memberinya ruang untuk lolos.
Keduanya jadi bulan-bulanan massa. Bogem mentah, tendangan dan pukulan lainnya mendarat di tubuh pelaku. Berkali-kali perkataan ampun dari mereka tak menyurutkan warga untuk menghakiminya.
Aksi beringas warga baru terhenti saat aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Tallo tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Selanjutnya mengevakuasi kedua pelaku ke Rumah Sakit Bhayangkara guna mendapat perawatan medis. Namun sayang, nyawa dari satu pelaku, yakni Bima Sakti tak bisa diselamatkan. Ia menemui ajal di lokasi kejadian.
Abdul Muis, salah seorang pelaku mengakui di depan polisi bahwa dirinya melakukan aksi jambret bersama rekannya Bima Sakti. ”Saya hanya joki (membawa motor), Pak. Yang eksekusi HP itu teman saya Bima. Setelah itu kami berusaha melarikan diri. Tapi rantai motorku putus,” turut Abdul Muis yang nyawanya masih selamat dari aksi pengeroyokan.
Kapolsek Tallo Kompol Amrin AT, membenarkan adanya seorang pelaku jambret yang tewas setelah dihakimi warga. Sementara satu rekannya telah diamankan.
”Salah satu dari dua pelaku meninggal akibat dihajar massar setelah terlibat kejar-kejaran. Usai merampas HP korbannya, mereka dikejar oleh warga dari Jalan Rahman Hakim hingga ke Jalan Korban 40.000 Jiwa. Saat itu rantai motor pelaku putus. Akhirnya keduanya jadi sasaran massa,” jelas Amrin.
Dari kejadian ini, lanjut Amrin, polisi mengamankan satu unit motor Suzuki Satria FU yang dipakai pelaku melakukan aksinya. (ish/rus/b)
Tewas Diamuk Massa Usai Jambret Wanita
×

