SELAYAR, BKM–Calon Gubernur Sulsel nomor urut satu, Nurdin Halid mengawali lawatan safari Ramadan ke sejumlah kabupaten/kota. Kali ini, pasangan Abdul Aziz Qahhar Mudzakkar tersebut mengunjungi Kabupaten Kepulauan Selayar, Kamis (24/5).
NH bersama rombongan tiba sekira pukul 11.00 wita dengan menggunakan pesawat terbang demi efektivitas. Di Bandara Aroepala, Padang, NH pun disambut secara adat masyarakat Selayar. Ia turut memperoleh kalungan bunga pada kesempatan tersebut.
Beberapa pengunjung berjabat tangan, bahkan meminta berswafoto dengan Ketua Koorbid Pratama DPP Partai Golkar tersebut.
Usai penyambutan, NH bersama rombongan kemudian meninggalkan bandara. NH turut didampingi Bupati Selayar yang juga merupakan Ketua DPD II Golkar Selayar, Muh. Basli Ali.
Rencananya, NH dijadwalkan menghadiri sejumlah agenda di Bumi Tana Doang. Di antaranya, berziarah ke pemakaman keluarga, blusukan ke pasar ikan, dan buka puasa bersama di sekretariat Golkar Selayar.
Sementara itu, berbagai cara dilakukan partai pengusung pasangan calon Gubernur dan wakil gubernur nomor urut 3, Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman (Prof Andalan) untuk memenangkan Pilgub Sulsel 27 Juni nanti.
Salah satunya yang dilakukan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Makassar yang rela melakukan apapun demi memenangkan Prof Andalan.
Kepala BP Pemilu DPC PDIP Makassar, Raisul Jaiz mengatakan memiliki strategi khusus untuk memenangkan Prof Andalan. “Strategi yang kami mainkan untuk memenangkan Prof Andalan, memaksimalkan potensi struktural partai mulai dari tingkatan ranting, PAC, Badan Partai, Sayap Partai, Departemen Partai, Komite Partai dan DPC Partai, dengan melakukan program DTDC (Door to Door Campaign), dengan pendekatan rekomendasi hasil survey,” ungkap Raisul Jaiz, Kamis (25/5).
Selain itu, lanjut Raisul Jaiz, yaitu dengan intens melakukan konsolidasi dengan memaksimalkan DPC Partai. “Kami membagi pengurus DPC Partai sebagai Komandan tempur disetiap Kecamatan dan setiap dua minggu sekali melaporkan kepada DPC Partai, dan hasil laporannya BP Pemilu melakukan evaluasi program setiap saat,” tambahnya.
Manager Kampanye Internal Partai Pilkada 2018 itu juga menuturkan tetap melakukan program pemenangan dengan intensitas yang semakin massif. (rif)

