MAMUJU, BKM — Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi (Disdagtriankop) dan UMKM Provinsi Sulbar terus berkomitmen mengembangkan program pengembangan usaha telur puyuh di wilayah Kabupaten Polewali Mandar (Polman).
Dengan pemberian pelatihan ini, sehingga para pelaku usaha akan lebih mampu memahami terhadap tata cara mengembangkan program usaha telur puyuh ini. Sehingga para pelaku usahanya akan mengetahui secara profesional dalam mengembangkan usaha tersebut.
Pelatihan pengembangan usaha telur puyuh yang telah berlangsung di Desa Bumiayu, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar yang dilakukan ini adalah peningkatan kelembagaan UMKM dengan anggaran tahun 2018. Pelatihan ini dibuka Hj Jaslifah, Kepala Seksi UKM pada Dinas Koperindag Kabupaten Polewali Mandar, pada Senin, 14 Mei 2018 lalu.
Hj Djaslifah saat membuka pelatihan ini, mengatakan, adanya program pengembangan usaha telur puyuh yang melibatkan pada pelaku usaha UMKM termasuk di Desa Bumiayu ini, diharapkan para pelaku UMKM dapat mengikuti pelatihan dengan sebaik-baiknya.
Sehingga program pengembangan pada usaha telur puyuh ini akan mampu lebih meningkat dalam pengembangannya. Karena adanya motivasi melalui kegiatan pelatihan ini.
”Ini adalah bentuk peningkatan pemahaman yang diberikan kepada para pelaku UMKM yang ada di wilayah Bumiayu,” paparnya Hj Djaslifah di hadapan para peserta.
Sulfakri Sultan yang membawakan materi tentang kewirausahaan, menjelaskan, program kewirausahaan harus juga dilakukan dalam setiap mengelola usaha.
Karenanya, perlu ditanamkan kemampuan dalam manajemen pada pengelolaan kewirausahaan. Untuk itu diharapkan kepada para pelaku usaha pengembangan telur puyuh ini yang telah mengikuti pelatihan dapat mengelola secara baik pada program yang telah dikembangkan ini.
Asniati selaku pemateri budidaya burung puyuh memberikan penjelasan tentang tata cara melakukan pengembangan budidaya burung puyuh. Dikatakan, tanpa ada kemampuan dan pengetahuan secara baik dalam mengembangkan usaha budidaya burung puyuh ini, maka capaian hasil juga tidak akan bisa tercapai secara maksimal
”Program pelatihan yang melibatkan para pelaku usaha UMKM untuk pengembangan usaha telur puyuh, salah satunya dengan mengajak masyarakat untuk lebih meningkatkan pengelolaan terhadap pengembangan budidaya burung puyuh. Sehingga dalam mengelola pengembangan budidaya tersebut akan mampu memberikan hasil lebih mengarah pada tingkat kualitas hasil yang dicapai,” papar Nia Asniati. (ala/mir/c)
Disdagtriankop Latih Pengusaha Telur Puyuh di Polman
×

