MAKASSAR, BKM — Kontes Dangdut Indonesia (KDI) 2018 kini telah mendapatkan 25 kontestan terbaik untuk tampil di Kontes KDI 2018 yang mulai tayang, Senin (6/8). Mereka adalah Cut Mutiara (Aceh), Delima (Tanjung Balai), Musbrother (Medan), Agung (Bengkulu), Rangga (Banyuasin), Joko (Lubuk Pakam), Dea (Samarinda), Reza (Kotabaru), Muji (Banjarmasin), Igo (Palembang), Dinda (Samarinda), Nida (Tanjung Balai), Gio (Bolmong Raya), Janwar (Sinjai), Waode (Baubau), Indri (Baubau), Abi (Sidrap), Santi (Kotabaru), Fandi (Jakarta), Puteri (Pangandaran), Bima (Situbondo), Sherly (Sampang), Amel (Cirebon), Ardea (Sumenep) dan Hayati (Sumedang).
Bukan perjalanan mudah bagi para kontestan tiba di jajaran 25 besar. Perjuangan berat harus mereka lalui sejak masa audisi yang digelar pada bulan Mei hingga Juni 2018 di delapan kota besar. Yaitu Makassar, Medan, Semarang, Surabaya, Palembang, Bandung, Banjarmasin dan Jakarta.
Para kontestan harus bersaing dengan 12.344 orang yang ingin mewujudkan mimpi menjadi bintang dandut masa depan dalam babak audisi. Kerja keras mereka kembali diuji melalui babak demi babak selama KDI 2018 berlangsung. Mulai babak audisi, babak gerbang hingga ke babak kontes yang hanya menyisakan 25 nama dari berbagai daerah.
”’MNCTV sebagai rumahnya musik dangdut siap menyajikan program unggulan KDI 2018. KDI bukan hanya sebagai ajang dangdut yang bergengsi dan menampilkan kontestan bertalenta. Tapi juga memenuhi kebutuhan pemirsa sebagai program yang menghibur. Ajang ini sekaligus membuktikan komitmen MNCTV untuk selalu menjadi media terdepan dalam memajukan blantika musik dangdut tanah air,” ujar Endah Hari Utari selaku Programming and Acquisition Director MNCTV dalam rilisnya kepada BKM, Rabu (8/8).
Sementara Norseing, Managing Director MNCTV menyebut, KDI mencatat sejarah sebagai pelopor ajang pencarian bakat menyanyi dangdut dan kemudian menjadi ajang pencarian bakat menyanyi dangdut terbesar di Indonesia.
”Dalam sejarahnya, KDI mencatatkan raihan rating/share yang fantastis dan menjadikannya program unggulan nomor satu. KDI pun akhirnya dijadikan kiblat musik dangdut di tanah air,” ujar Noersing.
Kontes KDI 2018 telah menggebrak layar kaca yang tayang perdana pada 6 Agustus 2018. Dan selama perjalanannya, ilmu mereka bertambah dengan adanya karantina yang penuh dengan pelatihan vokal, koreografi dan kepribadian.
Pada dasarnya, ke 25 kontestan yang berlaga di babak kontes KDI 2018 telah memiliki kualitas yang mumpuni. Namun selalu ada kontestan yang harus tereliminasi karena jumlah dukungan yang rendah melalui SMS dan like instagram oleh pemirsa.
Dua kontestan telah tereliminasi pada babak Kontes KDI 2018 episode 1 dan 2. Mereka adalah Puteri (Pangandaran) dan Dinda (Samarinda). Keduanya harus dijemput oleh Duta Penjemputan, meski telah berupaya menunjukkan penampilan terbaiknya.
KDI 2018 didukung oleh barisan tokoh selebriti dengan kualitas serta popularitas masing-masing. Sebut saja Iis Dahlia, Rita Sugiarto, Ayu Tingting, Ikke Nurjannah. Elvi Sukaesih, Fakhrul Razi dan Beniqno sebagai dewan juri.
Sementara di posisi master, diisi oleh Bertha (master vokal), Rina Nose (master stage act), dan Ivan Gunawan yang dijuluki sebagai Master Fashion, Hair and Beauty Amazing Sparkling Ulala Best of the Best Couture Glamour. Kontes KDI 2018 tayang setiap hari Senin-Jumat pukul 21.00 Wita ini dipandu oleh host kocak Ruben Onsu, Raffi Ahmad, Wendi Cagur dan Anwar BAB. (rls)
Ada Janwar Asal Sinjai dan Abi dari Sidrap
×

