GOWA, BKM — Patut diacungi jempol. Kalimat itu yang pantas diberikan kepada Bhabinkamtibmas Polsek Tombolopao, Bripka Ismail Atbar.
Kenapa tidak. Pasalnya personil Polisi ini punya empaty untuk membangkitkan semangat kalangan anak-anak yang putus sekolah agar selalu mau belajar meski tidak lanjut lagi ke bangku sekolah.
Menurut Bripka Ismail Atbar, belajar tidak boleh ada kata hambatan. “Yah meski mereka tidak duduk di bangku sekolah secara resmi namun sebagai anak bangsa generasi penerus, mereka harus tetap semangat untuk mau mengembangkan wawasannya. Anak yang tidak lanjut ke jenjang sekolah lebih tinggi bukan berarti tidak ada peluang untuk sukses. Suksesnya seseorang bukan hanya karena dia bersekolah tinggi tapi ada hal lain sebagai pelengkap yakni kemauan belajar menambah wawasan dan memiliki pengalaman berbagai hal positif. Banyak cara untuk bisa sukses salah satunya bisa jadi pengusaha. Yang jelas harus ada kemauan untuk belajar,” kata Bripka Ismail Atbar.
Makanya, Bhabinkamtibmas ini punya cara untuk membantu anak-anak di wilayah tugasnya untuk bisa berkembang.
Minggu (2/9/2018), sejumlah anak yang tidak lagi melanjutkan sekolahnya ke sekolah lebih tinggi diajak belajar membaca sambil mengenali alam. Para anak ini diajari membaca di sungai Tanggara Desa Kanreapia, Kecamatan Tombolopao.
Kegiatan yang dilakukan menurut Bripka Ismail bertujuan untuk memberantas buta aksara serta memupuk minat belajar anak-anak agar SDM mereka lebih baik.
“Ilmu tidak hanya bisa didapatkan di bangku sekolah namun bisa didapat di luar sekolah juga. Dan mampu membaca adalah hal penting yang harus dimiliki setiap anak,” kata Bripka Ismail.
Pada kegiatan tersebut terlihat beberapa anak putus sekolah sangat antusias menerima materi pelajaran yang diberikan Bripka Ismail. Dan sambil duduk di atas batu-batu besar di atas sungai, para anak itu belajar sambil menikmati indahnya panorama sungai Tanggara.
Bahkan ada juga anak yang masih duduk di bangku sekolah ikut bergabung dan belajar bersama.
“Usia anak itu adalah masa dimana minat bermainnya cukup tinggi sehingga belajar sambil bermain di alam bebas dapat menjauhkan anak dari rasa jenuh dan bosan belajar,. Semoga apa yang saya lakukan ini berbuah hasil. Mereka bisa membaca dan semakin paham nilai-nilai kehidupan dan jiwa cinta Pancasilanya makin kuat,” kata Bripka Ismail.
Cara yang dilakukan Bripka Ismail ini mendapat apresiasi dari Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga.
“ini salah satu upaya mencerdaskan anak bangsa. Tetaplah semangat dan teruslah berinovasi sehingga kehadiran Polisi dapat dirasakan oleh masyarakat,” kata kapolres. (saribulan)

