pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Dua Pelajar SMA Dikeluarkan dari Sekolah

SIDRAP, BKM — Masyarakat Sidrap heboh lagi. Viral sebuah video sepasang pelajar SMA negeri sedang bercumbu di dalam kelas menjadi penyebabnya.
Video berdurasi 14 detik itu diperankan siswa dan siswi kelas X Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di sekolah tersebut. Tampak terlihat jelas wajah keduanya yang masih mengenakan pakaian seragam sekolah pramuka.
Tak hanya itu, sepasang kekasih yang masih berusia belasan tahun itu terlihat saling berpelukan. Video direkam salah seorang temannya yang satu ruangan dengan sepasang kekasih ini.
Pihak sekolah tak menampik jika dua pelajar dalam video itu adalah siswanya. Namun mereka berdalih,video tersebut iseng-iseng direkam oleh teman-teman satu kelasnya.
Rustam selaku Kepala SMAN 2 Sidrap Rustam membenarkan kejadian itu saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (13/09).
“Betul, itu adalah siswa kami. Keduanya sudah kami panggil bersama orang tuanya,” ujar Rustam.
Rustam menceritakan, kejadian itu berawal saat ada pendampingan Kurikulum 13 (K13) yang menggunakan sebanyak 13 ruangan pada Sabtu (8/9) akhir pekan lalu. Saat itu, proses belajar mengajar sempat tertunda. Siswa diminta untuk tidak pulang, karena akan tetap dilanjutkan proses belajar usai pendampingan K13.
Akhirnya, sebagian siswa menunggu dan tidak pulang. “Nah, pada saat itu, karena tidak belajar sepasang siswa ini melakukan hal yang tak wajar dan direkam oleh temannya,” jelas Rustam.
Setelah itu, siswa yang melihat berbuat mesum itu melapor ke guru Bimbingan dan Konseling (BK). Kemudian diberikanlah pembinaan.
Sepasang kekasih itu terpaksa mendapatkan sanksi berat dengan dikeluarkan dari sekolah. Hal itu berdasarkan tata tertib, karena mereka sudah mencemarkan nama baik sekolah, keluarga dan dirinya sendiri.
Mantan Kepala SMAN 1 Sidrap itu melanjutkan, bahwa keputusan tersebut berdasarkan hasil rapat dengan dewan kehormatan sekolah.
Orang tua kedua siswa tersebut juga sudah dipanggil dan diberikan pemahaman. “Intinya, kedua anak itu tetap diberikan pembinaan dan akan dipindahkan ke sekolah lain,” katanya.
Menyusul kejadian ini, Rustam berjanji akan lebih intens lagi dalam melakukan pengawasan dan pembinaan kepada seluruh siswa-siswa di sekolah ini. Sembari berharap kejadian seperti itu tidak terulang lagi.
Informasi yang diperoleh BKM menyebutkan, kedua pelajar itu memang sudah lama menjalin asmara.
Sekretaris Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Sidrap Islamiyah Nur, menyayngkan pihak sekolah yang langsung mengeluarkan keduanya.
“Itu sangat disayangkan. Justru di situ tantangannya. Tambah nakal dong kalau dikasih pindah,” ujar Islamiyah Nur, kemarin.
Dia mengatakan, kasus itu akan menjadi perhatian P2TP2A Sidrap. “Kasihan. Anak itu kan bagaikan kertas putih yang harus ditulisi dengan tulisan yang benar. Bukan coret-coretan. Artinya, jika ada yang melanggar, tetap harus dihukum tapi hukumannya yang mendidik. Bukan dikeluarkan dari sekolah,” ucapnya.
”Untung baik kalau ada sekolah yang mau menerimanya. Bagaimana kalau tidak ada, pastinya anak itu akan jadi pengangguran dan tidak ada masa depan pendidikannya,” tambahnya. (ady/rus/b)



×


Dua Pelajar SMA Dikeluarkan dari Sekolah

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar