pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Gadis Cantik Digagahi Dua Paman dan Sepupu

SEORANG gadis belia yang baru berusia 17 tahun, sebutlah namanya Mawar (bukan nama sebenarnya), menjadi korban pelampiasan nafsu tiga laki-laki yang masih ada hubungan darah dengannya. Dua paman, dan yang satunya saudara sepupunya.
Mawar tinggal di rumah Ag, suami dari adik kandung ibunya. Dia terpaksa menumpang hidup setelah ibunya meninggal. Usianya kala itu masih 15 tahun. Beberapa waktu sepeninggal istrinya, ayah Mawar menikah lagi dan tinggal di Kecamatan Uluere, Bantaeng.
Gadis lugu yang berparas cantik ini pun laksana anak ayam kehilangan induknya. Akhirnya Mawar terdampar dan diasuh oleh tantenya, adik kandung ibunya, di Jalan Bakri, Kelurahan Bonto Rita, Kecamatan Bissappu. Di sinilah peristiwa tragis itu menimpanya.
Lurah Bonto Rita Juhaedah S, Selasa (30/10) mengatakan, kasus tersebut sudah lama. Namun baru terungkap Sabtu (27/10) lalu. “Sudah satu tahun lebih dia jadi korban kekerasan seksual,” katanya.
Menurut pengakuan Mawar, dirinya pertama kali digagahi oleh Ir bin Ag (16), saudara sepupunya. Kala itu dia berusaha berontak, namun tidak sanggup. Karena merasa aman, Ir mengulangi perbuatannya hingga tak terhitung berapa kali ia melakukannya.
Nasib Mawar benar-benar malang. Karena bukan hanya Ir yang menggaulinya. Ag (38), ayah Ir dan Ma (17), adik kandung ibu Mawar, juga melakukan perbuatan serupa.
Yang ironis dari penuturan Mawar, ketiga lelaki biadab tersebut tidak ada yang tahu bahwa mereka menggagahi perempuan yang sama. “Ketiganya tidak tahu kalau sama-sama ‘menganu’ saya,” cetusnya.
Kenapa Mawar membiarkan kejadian tersebut berlanjut? Kata dia, dirinya sudah berulangkali berusaha melarikan diri, tapi diawasi dengan ketat.
Dia juga mengungkapkan, setiap selesai melakukan perbuatan bejatnya, selain mengancam, para pelaku juga memberinya uang sebesar Rp100 ribu.
Dalam suatu kesempatan, Mawar berhasil meloloskan diri dari cengkeraman paman dan sepupunya. Dia langsung mengadu ke kantor Lurah Bonto Rita. Dari sana, korban diantar melapor ke Mapolsek Bissappu. Selanjutnya, polisi langsung menangkap Ir di sekolahnya. Dua tersangka lainnya terciduk di rumahnya ketika sedang minum kopi di siang hari.
Dalam kasus ini, Mawar didampingi Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Bantaeng, d ibawah Dinas Pemberdayaan Masyaraakat Desa Perlindungan Perempuan dan Anak Bantaeng. “Kami dampingi kasusnya,” kata Isma Saleh Situju, tim pendamping P2TP2A.
Kini, ketiga tersangka telah mendekam di dalam sel Mapolres Bantaeng atas laporan polisi nomor LP/301/X/2018/Sulsel/Res tertanggal 27 Oktober 2018. Sementara korban, diserahkan kepada ayah kandungnya sambil menunggu proses hukum terduga pelaku. (wam/rus/b)



×


Gadis Cantik Digagahi Dua Paman dan Sepupu

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar