MALILI, BKM — Ketua Panitia Festival Danau Matano (FDM), Syahidin Halun telah ditahan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Malili, Selasa (10/11). Meski begitu, even FDM yang akan menghadirkan artis-artis mancanegara itu tetap berjalan seperti rencana.
Penjabat Bupati Luwu Timur, Irman Yasin Limpo mengatakan, acara FDM ini sudah direncanakan dengan matang. Kegiatan ini akan dilaksanakan jauh sebelum Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Luwu Timur digelar.
Terkait ditahannya Syahidin, adik bungsu Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo ini menegaskan, pihaknya menghormati proses hukum yang ada. “Kegiatan FDM tetap berjalan. Kan sudah ada sistemnya,” ungkap None, sapaan akrab Irman YL melalui pesan singkatnya.
Menurut None, upaya yang dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu Timur saat ini adalah mendiklatkan kepada seluruh eselon dua dan tiga tentang perencanaan dan penganggaran, dengan harapan agar anggaran yang ada dapat terealisasi dengan baik dan tidak menimbulkan masalah.
“Untuk tugas kesehariannya (Syahidin) akan sementara dilaksanakan langsung oleh Pak Sekda (Bahri Suli),” kata None, kemarin.
Syahidin ditahan oleh Kejaksaan Malili terkait kasus dugaan korupsi proyek pembangunan Gedung Olahraga (GOR) Malili tahun 2012 yang menggunakan anggaran Rp5 miliar. Saat itu, dirinya menjabat sebagai ketua komite pembangunan. (alp/rus/c)
Ketua Panitia Ditahan, FDM Tetap Digelar
×

