pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Professor Siapkan Berkas Daftar Calon Sekprov

MAKASSAR, BKM — Tiga hari sudah pendaftaran lelang calon sekretaris provinsi (sekprov) Sulsel dibuka. Meski begitu, belum ada satu pun pejabat yang mendaftarkan diri.
Para pejabat lingkup Pemprov Sulsel, utamanya eselon II yang memenuhi syarat masih dalam posisi menunggu dan melihat (wait and see) terkait perkembangan yang terjadi.
Kepala Bidang Pengembangan Karir BKD Sulsel Widyawati, menjelaskan hingga hari ketiga kemarin, setelah pansel melakukan pengecekan di website bkd.sulselprov.org, belum ada yang mendaftarkan diri.
“Untuk hari ini (kemarin), kami cek di online, belum ada pendaftar,” ungkap wanita yang akrab disapa Wiwi itu, Rabu (28/11).
Dia memperkirakan, belum ada pendaftar lelang sekprov disebabkan karena para calon masih sementara mempersiapkan kelengkapan berkas yang dibutuhkan. Apalagi, berkas-berkas yang harus disetor nantinya harus dilegalisir.
“Kemungkinan masih merampungkan berkas, karena banyak yang harus dilengkapi. Seperti catatan bebas narkoba. Pelaporan SPT (pajak). Keterangan dari Inspektorat tidak pernah dipidana berkekuatan hukum tetap seperti kasus korupsi. Tidak pernah menjalani hukuman disiplin, baik sedang dan berat,” terang Wiwi.
Beberapa kepala OPD yang digadang-gadang untuk maju pun terkesan ragu-ragu dan tak mau buka suara soal rencana tersebut.
Jufri Rahman misalnya. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) itu enggan berkomentar banyak.
Menurutnya, bagi pejabat eselon II yang ingin ikut kontestasi itu, harus mendapatkan izin dari pimpinan, dalam hal ini gubernur maupun wakil gubernur.
Pelaksana Tugas (Plt) Sekprov Sulsel Ashari Fakhsirie Radjamilo juga disebut-sebut akan maju di lelang jabatan. Hanya saja, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulsel itu belum mau terang-terangan menyampaikan niatnya untuk maju bertarung.
Ditemui usai mengikuti rapat badan anggaran (banggar) kecil di ruang kerja Wakil Ketua DPRD Sulsel Ni’matullah Erbe, kemarin, Ashari yang pernah menjabat Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jeneponto memberi isyarat.
”Siapapun pasti menginginkan jenjang karir yang lebih baik. Ini sebuah kesempatan untuk ikut dalam lelang jabatan sekda,” ujar putra mantan Bupati Jeneponto Rajamilo ini.
Menurutnya, semua orang mau berubah. Semua orang ingin menuju puncak. “Jadi itu tadi. Apalagi saya cukup memiliki persyaratan,” tandasnya.
Ketika didesak seberapa besar peluangnya terpilih menjabat sekprov, Ashari berdalih belum mau berbicara banyak soal niatnya itu. Apalagi tentang peluang. Saat ini, dia masih fokus menuntaskan pembahasan RAPBD Sulsel tahun 2019.
“Saya masih fokus urus ini APBD. Saya tidak pikir yang lain dulu. Nanti setelah ketok palu, baru kita bicara yang lain. Karena ini sudah deadline bos,” kelit Ashari sambil menuju musallah yang ada di samping gedung Tower DPRD lantai II.
Wakil Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman (ASS), mengakui sejauh ini belum ada pejabat eselon II lingkup Pemprov Sulsel yang datang untuk minta izin ikut seleksi sekprov. Namun, dia mendorong mereka untuk ikit bertarung dalam mengisi jabatan strategis tersebut.
“Belum ada yang menghadap saya untuk minta izin ikut seleksi sekprov. Daftar saja. Itu kan terbuka untuk umum. Namanya lelang, semua orang berhak,” kata Andi Sudirman.
Soal kriteria sekprov ideal versi wagub, ASS memaparkan butuh orang yang bersih, lurus, pekerja keras, dan loyal pada pekerjaan.
Tidak loyal karena hanya persoalan individu dan atasan.
“Yang bersangkutan harus loyal pada pekerjaannya,” jelas ASS.
Dia melihat ada beberapa kepala OPD yang masuk kriteria. Namun dia enggan menyebut nama. Alasannya, nanti komentarnya menjadi fatwa.
Informasi yang dihimpun BKM, saat ini ada dua calon kuat yang disiapkan untuk menempati posisi sekprov. Mereka bukanlah orang dalam lingkup Pemprov Sulsel.
Pertama adalah Dr Abd Hayat. Dia merupakan salah satu pejabat di lingkup Kementerian Sosial. Sudah mengikuti Latihan Kepemimpinan (Latpim) maupun Lemhanas.
Sementara calon kedua adalah Prof Dr Murtir Jeddawi. Ia pernah menjabat sebagai Direktur IPDN (Institut Pemerintahan Dalam Negeri) Gowa. Juga mantan kepala Bappeda Kabupaten Bone.
“Keduanya saat ini sementara mempersiapkan kelengkapan berkas untuk mendaftar lelang sekprov,” ujar sumber BKM, kemarin. (rhm-rif/rus)



×


Professor Siapkan Berkas Daftar Calon Sekprov

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar