pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Gowa Urutan 12 Penderita Stunting di Sulsel, Priska : Kemampuan Otak Anak Turun 30 Persen

GOWA, BKM — Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Gowa Priska Paramita Adnan mengingatkan para orangtua agar menghindari stunting pada anak-anaknya. Stunting adalah penyakit kekerdilan pada tubuh manusia. Penyakit ini cukup berbahaya karena berdampak buruk bagi pertumbuhan fisik anak serta mampu merusak perkembangan otak anak hingga 30 persen.

Karena dampak buruk inilah maka Priska meminta para kepala desa/lurah bersama jajarannya ke bawah untuk proaktif mensosialisasikan hidup sehat dan pemenuhan gizi dalam kehidupan masyarakat sehari-hari.

“Menghindari stunting itu tidak gampang tapi sebenarnya sangat mudah untuk dilakukan. Yakni kita harus menjaga kesehatan dan asupan gizi kita baik terhadap ibu-ibul hamil, menyusui dan anak-anak balita sejak dini,” tegas Priska saat membuka sosialisasi pengenalan, pencegahan dan penanganan stunting untuk lingkup pemerintah dan masyarakat Kecamatan Bontonompo, Senin (3/12/2018).

Turut hadir Kadis PMD Gowa Muh Asrul, Wakil Ketua TP PKK Gowa Mussadiyah Rauf, Camat Bontonompo Muh Yasin Mallingkai dan Ketua TP PKK Bontonompo Haslinda Yasin.

Di hadapan seluruh aparat desa dan kelurahan se Kecamatan Bontonompo, Priska menjelaskan apa yang dimaksud stunting, bahayanya serta pencegahan dan bagaimana cara penanganannya.

“Stunting adalah sebuah kondisi dimana tinggi badan seseorang lebih pendek dibanding tinggi badan orang lain pada umumnya. Adapun penyebab anak terkena stunting adalah faktor gizi buruk dan faktor penyakit lain seperti diare. Penyakit stunting ini memiliki dampak yang sangat buruk yaitu selain bentuk tubuh anak yang pendek, perkembangan otak anak stunting menurun sebanyak 30 persen dari anak yang normal,” jelas istri Bupati Gowa ini.

Mengingat bahaya stunting begitu besar pada pertumbuhan anak, maka kata Priska perlu ada penanganan serius dengan memberikan asupan gizi pada ibu hamil dan balita serta menjaga lingkungan agar tetap bersih. Priska pun berharap stunting dapat dientaskan di wilayah Bontonompo.

Pada kesempatan itu juga Priska mengingatkan aparat desa dan kader PKK untuk proaktif mengentaskan masalah TB dan pelaksanaan imunisasi measles rubella. Kedua masalah yang menjadi isu nasional ini menurut Priska harus tuntas dan tidak adalagi di Gowa.

“Tuntas tangani warga yang TB dan tuntas imunisasi MR dan tuntas stunting untuk seluruh anak-anak di Gowa,” tandasnya.

Dijelaskan Kadis PMD Gowa, Muh Asrul bahwa saat ini Gowa sudah berada di urutan ke-12 penderita stunting dari 24 kabupaten/kota se- Sulsel.

“Pada 2019 mendatang semua penderita stunting harus terdeteksi sedini mungkin dan segera ditangani karena ini menjadi prioritas dalam APBD Desa,” jelas Muh Asrul. (saribulan)



×


Gowa Urutan 12 Penderita Stunting di Sulsel, Priska : Kemampuan Otak Anak Turun 30 Persen

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar