pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Tampil di Mempoki ri BKM, Prof Atja Optimistis Dapat Kursi

MAKASSAR,  BKM — Diskusi rutin Harian Berita Kota Makassar Mempoki (Membahas Problema Kita)  kembali digelar,  Kamis (13/12/2018). Kali ini menghadirkan Prof Dr dr Abd Razak Thaha.

Prof Atja,  demikian ia disapa, adalah guru besar Fakultas Kesehatan Makassar (FKM)  Universitas Hasanuddin (Unhas).  Tapi saat ini Prof Atja tercatat sebagai caleg DPR RI dari PDI Perjuangan di daerah pemilihan I Sulsel (Makasaar,  Gowa,  Takalar,  Jeneponto,  Bantaeng dan Kepulauan Selayar).

Pada diskusi yang dipandu Pemimpin Redaksi Berita Kota Makassar,  Muh Arsan Fitri ini,  Prof Atja mengungkapkan cerita kenapa ia memutuskan terjun ke dunia politik dan memilih PDI Perjuangan.

“Selama 40 tahun lebih saya menjadi dosen. Banyak hal yang didapat.  Saya banyak aktif di IDI dan banyak bersentuhan dengan pemegang kebijakan. Untuk melakukan perubahan,  khususnya di bidang kesehatan,  memang harus melalui jalur politik, ” kata Prof Atja.

Prof Atja mengaku dulu ia alergi dengan politik.  Namun beberapa waktu lalu ia dipanggil bersama tiga dokter senior yang lain ke Jakarta.  Mereka ditawari masuk ke dunia politik. Menjadi caleg.

“Saat itu saya belum memutuskan. Saya lalu balik ke Makassar dan berembuk dengan keluarga,  istri,  anak,  dan mantu.  Ada yang menolak dan ada yang mendukung.  Anak saya yang masih kuliah di Kedokteran mendukung.  Karena ia yakin melalui cara ini,  ia bisa mengubah kebijakan tentang kesehatan.  Ia pun memutuskan menjadi caleg, ” beber Prof Atja.

Terkait soal pilihannya ke PDI Perjuangan,  ia mengaku jika keputusan itu tidak instan. Selama kurang lebih 6 tahun ia bergaul di DPR RI,  yang ia lihat hanya PDI Perjuangan yang konsisten terhadi bidang kesehatan.

“Setiap ada RUU tentang kesehatan saya selalu dipanggil ke Jakarta. Dan saya lihat hanya PDIP yang konsisten dan memperjuangkan banyak hal untuk perbaikan kesehatan di Indonesia.  Itulah alasan saya memilih jadi caleg di PDIP, ” katanya.

Dengan latar belakang sebagai ahli kesehatan, ia yakin bisa mendapatkan banyak simpati dan dukungan masyarakat.  Utamanya di dapil I.

Apalagi,  lanjut Prof Atja,  selama menjadi dosen,  sudah banyak mahasiswanya berhasil.

“Selama saya bergerak,  saya menggunakan jaringan alumni bidang kesehatan yang banyak tergabung dalam asosiasi.  Seperti IDI,  PDGI,  ikatan bidan,  ikatan sarjana kesehatan masyarakat dan lain-lain,” katanya. (*)

 



×


Tampil di Mempoki ri BKM, Prof Atja Optimistis Dapat Kursi

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar