pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Rp2,4 Triliun Uang Pemprov tak Terserap

MAKASSAR, BKM — Realisasi belanja langsung dan tidak langsung Pemprov Sulsel di akhir tahun tidak maksimal. Serapan anggaran hingga triwulan IV baru mencapai 74 persen baik keuangan maupun fisik.
Dari total APBD yang dikelola pemprov sebesar Rp9,56 triliun, belanja langsung dialokasikan Rp2,8 triliun. Sementara belanja tidak langsung Rp6,7 triliun.
“Namun, realisasi keuangan hingga bulan Desember baru Rp7,1 triliun. Masih ada yang tidak terserap Rp2,4 triliun,” kata Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sulsel Jufri Rahman, Selasa (18/12).
Ia mengatakan, masih banyak yang harus dievaluasi dari beberapa OPD (Organisasi Perangkat Daerah). Termasuk untuk proyek pembangunan fisik yang dinilai molor. Seperti proyek di rumah sakit daerah. Kata Jufri, persentase rerata capaian serapan anggaran hingga pekan terakhir di akhir tahun baru 60-70 persen.
Berdasarkan data Bappeda, realisasi serapan anggaran hingga tanggal 17 Desember 2018, OPD tertinggi diraih oleh Dinas Sosial 86,27 persen, Dinas Kominfo 86,19 persen, dan Dispora 85 persen. Sementara, realisasi terendah ada di semua RSUD. Yakni RS Ibu dan Anak Pertiwi 41 persen, RS Haji 43 persen, RS Sayang Rakyat 47 persen, dan RS Labuang Baji 48 persen.
“Penyerapan anggaran akan bertambah karena masih jalan hingga akhir tahun atau 31 Desember,” ujar Jufri.
Pemprov, kata Jufri, menginstruksikan agar proses lelang untuk semua proyek dalam Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) 2019 sudah harus dimulai bulan ini atau Januari. Setelah itu langsung dilanjutkan dengan pengerjaan fisik.
Ini merupakan salah satu cara agar belanja negara dan daerah tidak selalu menumpuk saat akhir tahun. Ia menilai, memang ada dinas yang terlalu lambat dalam memproses lelang proyek. Sehingga selalu mundur dari yang sudah dijadwalkan.
Ia menggarisbawahi agar penyerapan anggaran tidak lagi menumpuk di akhir tahun. Kata Jufri, sudah ada instruksi dari presiden terkait hal itu.
“Sehingga Februari dan Maret, lelang itu sudah selesai semua tender. Memang ada yang kadang lambat. Makanya kita harus terus pacu agar dipercepat. Tidak menyusahkan di akhir tahun,” tandasnya. (rhm/rus)



×


Rp2,4 Triliun Uang Pemprov tak Terserap

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar