pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Suami Siri Meninggal, Aku Kembali Melacur

Aku Jadi PSK karena Desakan Ekonomi (2-Habis)

Dengan melacurkan diri, kondisi ekonomi keluargaku mulai membaik. Secara pelan-pelan, utang yang menumpuk di tetangga kulunasi.

Ibuku pun kubawa berobat. Namun sayang, dokter memvonis ibuku tidak bisa jalan. Namun, wajahnya lebih cerah dibanding sebelum-sebelumnya.
Kepada ibu, tidak kuceritakan jika saya bekerja di tempat hiburan malam dan melayani tamu hingga ke ranjang. Jika dia mengetahui, kondisinya pasti akan drop.
Kuakui jika apa yang saya jalani penuh nista dan noda. Namun, saya tak tahu harus berbuat apa mengingat tanggungan yang mesti kuhidupi.
Menurut orang-orang, parasku manis. Bodiku juga aduhai. Tak heran banyak tamuku yang serius ingin memacari. Bahkan ada yang menawariku menjadi istri siri. Seperti ajakan Imam (nama samaran), seorang pegawai salah satu bank swasta. Dia mengajak nikah di bawah tangan dengan syarat saya disewakan rumah dan meninggalkan dunia malam. Karena keseriusannya, akupun menerima. Keluargaku kuboyong ke rumah baru yang lebih baik dibanding rumah sewaanku yang lama. Akupun meninggalkan dunia hiburan. Namun sayang, kebahagiaanku hanya bertahan lima tahun. Suamiku meninggal karena serangan jantung. Sebagai istri siri, tentu saja saya tidak bisa menuntut harga gono gini dari suamiku karena tidak ada hitam di atas putih. Sedikit tabungan yang kukumpulkan selama bersama Iman, hanya mampu menutupi kebutuhan hidup selama setahun lebih.
Setelah itu, akupun kembali menjalani kehidupan dengan kondisi kekurangan.
Karena semakin tertekan oleh desakan ekonomi, akupun kembali menawarkan diri untuk bekerja di THM dimana aku dulu mengais rejeki. Namun, aku ditolak dengan alasan umurku sudah tidak belia lagi.
Dengan putus asa, ketika melihat banyak perempuan malam yang menawarkan diri di jalan-jalan, akupun memberanikan diri melakoni itu. Menggunakan jasa tukang ojek sebagai mucikari, aku melayani lelaki hidung belang dengan bayaran tak seberapa. Jika ada penertiban, kadang aku harus berlari menghindar. Ketika hujan, harus berteduh di gardu atau di bawah pohon. Entah sampai kapan profesi ini harus kulakoni. Ingin kutinggalkan namun kondisi ekonomi tidak memungkinkan. Tekadku saat ini, fokus menyekolahkan adik-adikku dan anakku agar mereka nantinya bisa bekerja yang lebih baik dan mandiri. Tidak seperti aku saat ini. (rhm/c)



×


Suami Siri Meninggal, Aku Kembali Melacur

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar