BANTAENG, BKM — Direktur Utama PT Kawasan Berikat Nusantara (KBN), HM Sattar Taba, bertandang ke Bantaeng, Selasa (21/1). Kedatangannya diterima Bupati Bantaeng, H Ilham Syah Azikin, di Kantor Bupati.
Sattar mengaku kedatangannya untuk meninjau kawasan industri di Bantaeng. Pada 2018 lalu, KBN menandatangani 5.000 hektar lahan yang tertuang lewat Memorandum of Understanding (MoU) dengan pengusaha asal Cina.
Sattar mengatakan, sebelum ke Bantaeng, pihaknya telah melakukan peninjauan lokasi di Kabupaten Takalar. Jika Bantaeng terpilih, maka daerah ini menjadi kawasan terbesar industri recycle di Asia Tenggara.
Bupati mengapresiasi rencana tersebut. Kata dia, jika investasi ini berhasil, maka akan memoercepat laju pelaksanaan dan capaian target visi dan misi pemkab Bantaeng.
Ditambahkan Sattar, sebenarnya ada tiga provinsi yang siap untuk diinvestasi. Yaitu, Sumatera Utara, Jawa Tengah, Sulawesi Selatan. Tapi atas paparan Gubernur Sulsel, Prof HM Nurdin Abdullah, yang memudahkan masalah perizinan bagi investor, pihaknya memutuskan memilih Sulsel, tepatnya Bantaeng. (wam/C)
KBN Gagas Kerjasama Pemkab
×

