MAKASSAR, BKM — Aksi main hakim sendiri terjadi di kompleks Universitas Muslim Indonesia (UMI) Jalan Urip Soemoharjo, Jumat (27/11) sekitar pukul 14.00 Wita.
Persitiwa ini bermula saat sejumlah mahasiswa mencurigai tiga orang remaja yang tengah berada di aeral parkiran Fakultas Teknik. Saksi mata di lokasi menyebutkan, bahwa ketiganya diketahui bukan berstatus mahasiswa. Mereka dimassa lantaran dicurigai berencana melakukan aksi pencurian di aeral parkiran kampus.
“Memang sejak awal gerak geriknya sudah mencurigakan. Mereka dekati motor mahasiswa, makanya saat didekati, mereka langsung kabur, sampai anak-anak teriak pancuri. Dua orang ditangkap, satunya lagi lolos,” ungkap Faisal, salah seorang mahasiswa UMI.
Adapun tiga remaja yang diamuk massa, yakni Suhandi Iskandar Lasi (21) serta Reinold Weli Sentosa (19) serta Harun alias Ongen (20). Satu rekannya, yakni Irfan berhasillolos dari kejaran massa.
Petugas Kepolisian Sekotor (Polsek) Panakkukang yang tiba di lokasi langsung melakukan pengamanan. Dari pemeriksaan sementara, ketiga remaja yang dimassa diduga kuat bertugas memantau kondisi parkiran. Adapun satu remaja yang berhasil lolos dilaporkan sebagai eksekutor pencurian sepeda motor.
Untuk mencegah aksi massa yang berlebih, petugas mengevakuasi ke tiganya ke ruang Wakil Rektor III. Berselang beberapa menit, personil Perintis Polrestabes Makassar turun ke lokasi untuk membantu petugas dari Polsek Panakkukang melakukan evakuasi para remaja itu ke rumah sakit.
Kapolsek Panakkukang, Kompol Woro Susilo mengatakan, ketiganya masih dalam perawatan medis pihak Rumah Sakit Bhayangkara. Kasus ini kata Woro masih dalam penyelidikan. Adapun ketiganya belum bisa diperiksa lantaran masih dirawat di rumah sakit.
“Dari keterangan saksi, ketiganya berada di parkiran kampus. Karena menurigakan saja lalu ditegur sama mahasiswa. Saat itu, ketiganya langsung kabur dan saat itu dikejar dan langsung dimassa oleh mahasiswa,” kata Woro. (ish-ril/b)
Diteriaki Maling, Tiga Remaja Dimass di Kampus UMI
×

