MAKASSAR, BKM–Bank Sampah sebagai salah satu solusi penanganan sampah di Makassar terus dievaluasi. Kinerja pelayanannya menjadi salah satu bahan yang akan diteliti oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Kota Makassar.
Seperti yang terungkap pada Seminar Proposal Kegiatan Penelitian dan Pengembangan Daerah Bidang Sosial Budaya, di Hotel Arthama Makassar pada Rabu (24/4).
Ketua Peneliti, Dr Andi Fatmawati mengatakan, penelitian dengan judul ‘Kinerja Pelayanan Bank Sampah’ ini diangkat karena beberapa alasan yang melatarbelakangi.
Sejak 2015 hingga 2018, diketahui telah terbentuk sekitar 800 Bank Sampah Unit (BSU) yang tersebar di 14 kecamatan. Namun dalam perjalanannya, tidak semuanya dapat bertahan sampai sekarang.
“Bahkan yang aktif sekarang hanya sekitar 25 persen atau sekitar 200 BSU,” kata peneliti dari Universitas Muhammadiyah Makassar ini dalam presentasinya.
Penelitan ini sendiri rencananya akan dilakukan di UPTD Bank Sampah Pusat Toddopuli dan BSU Indonesia. Dengan fokus untuk melakukan pengukuran kinerja seperti ukuran produktivitas dan kualitas pelayanan.
“Yang menjadi sumber informasi dalam penelitian ini diambil dari unsur pimpinan berkompeten pada Dinas Lingkungan Hidup dan UPTD Bank Sampah Pusat Kota Makassar, pengelola BSU yang ada di Makassar serta nasabah Bank Sampah Unit,” jelas Fatmawati.
Sementara Kasubid Penelitian dan Pengembangan Pembangunan Fisik Balitbangda Kota Makassar, Rachmatan mengatakan, setelah seminar proposal ini, akan ada Seminar Kemajuan sekitar dua hingga tiga bulan kedepan. Selanjutnya akan di Seminar Hasilkan sekitar satu setengah bulan pasca Seminar Kemajuan.
Rachmatan juga menambahkan, untuk tahun anggaran 2019 ini, Balitbangda mengadakan empat tema penelitian. Selain tema Sosial Budaya yang mengangkat Kinerja Bank Sampah ini, sebelumnya juga telah dilaksanakan Seminar Proposal dengan tema Pemerintahan dan Pelayanan Publik.
Setelah ini pun masih ada Seminar Proposal dengan tema Fisik dan Prasarana yang akan dilaksanakan hari ini, Kamis (25/4), dan pada 30 April nanti dengan tema Ekonomi Lingkungan.
“Dari penelitian ini, dihaapkan nantinya akan muncul rekomendasi yang tentu terkait dengan tema penelitian. Rekomendasinya akan diteruskan ke SKPD terkait. Misalnya Bank Sampah ini, kita bisa teruskan ke Dinas Lingkungan Hidup,” tutup Rachmatan.(nug/war/c)
Solusi penanganan Sampah Dievaluasi
×

