pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

220 Anjal Ikut Pesantren Kilat

MAKASSAR, BKM — Gubernur Sulawesi Selatan, HM Nurdin Abdullah (NA) dan Ketua TP PKK Sulawesi Selatan, Lies F Nurdin Pesantren Kilat Anak Jalanan (anjal) se-Kota Makassar di Gedung Kartini Makassar, Selasa (28/5). Kegiatan ini diikuti oleh 220 peserta.
NA menyebut mereka adalah generasi penerus bangsa. Dimana Indonesia pada tahun 2045 akan menjadi negara terkuat ke enam di dunia. Merekalah yang akan berperan dan mengisinya kelak.
Untuk itu, NA meminta mereka untuk tidak lagi di jalan namun harus tetap semangat belajar.
“Dulu juga waktu kecil, lihat orang peminta-minta juga rasanya enak tidak pergi sekolah,” ujarnya.
NA menekankan agar mereka belajar dengan baik agar ilmu yang ada menjadi bekal mereka kelak. Pesantren kilat ini, sebutnya, tidak berarti apa-apa tanpa kesungguhan dan ketekunan.
NA juga menyampaikan, sudah memerintahkan Dinas Sosial untuk menertibkan anak jalanan yang meminta-minta di jalan.
“Ditertibkan untuk disekolahkan untuk dibina. Untuk apa, untuk masa depan mereka dan untuk mengangkat derajat orang Indonesia,” sebutnya.
Menurut Nurdin, Pemerintah juga saat ini telah menyiapkan anggaran, jika mereka ingin bersekolah.
“Kita ada data, kita perjuangkan, tamat SMA kita lanjutkan ke Perguruan tinggi,” ungkapnya.
Pada kesempatan ini, Nurdin memberikan dana kepada para pembina, sementara para anak-anak ini diberikan bingkisan.
Sementara itu, Ketua Panitia Pesantren Kilat, Ustadz Sawedi M.Ag menyampaikan, kegiatan ini terlaksana atas kerjasama PPK dan Dinas Sosial Provinsi Sulsel.
Materi yang diberikan tentang bimbingan ibadah dan salat. Bukan hanya itu juga diberikan materi penyuluhan kesehatan gigi dan reproduksi remaja.
“Dan alhamdulillah pemantauan kami, adik-adik kita memiliki pemahaman yang cukup dan hafalan Qur’an. Dan ada yang bisa melantunkan dengan sangat baik,” sebutnya.
Para peserta juga diberikan Al-Quran, sarung, baju koko dan songkok. Hal ini diharapkan mereka dapat melaksanakan ibadah dan amalan-amalan ibadah dengan baik.
“Kami berharap, walaupun namanya kilat, mudah-mudahan anak-anak kita mendapat kesan,” harapnya.
Sementara itu, salah seorang peserta dari Antang Makassar, Taswin mengaku senang bisa berkumpul dengan anak jalanan lainnya di pesantren kilat ini.
“Juga banyak yang diajarkan, saya senang dengan teman-teman,” sebutnya.
Ketua TP PKK Sulsel, Lies F Nurdin juga menyampaikan harapan-harapannya terkait kegiatan pesantren kilat anak jalanan ini.
Lies mengatakan, pada pesantren kilat ini, juga diberikan edukasi tentang bahaya narkoba, penyuluhan kebersihan gigi dan mulut serta reproduksi pada remaja.
Nantinya, Lies berharap kegiatan seperti ini dapat berkelanjutan hingga tahun-tahun mendatang.
“Insya Allah setiap tahun kami akan terus melakukan pembinaan pada anak-anak jalanan. Bapak maunya mereka punya tempat yang lebih layak, kalau bisa sampai kuliah, karena mereka juga bagian dari masa depan Provinsi Sulawesi Selatan. Jadi mereka harus kita perhatikan,” tutup Lies. (rhm)



×


220 Anjal Ikut Pesantren Kilat

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar