PAREPARE, BKM — Ketua Tim Kementrian Perdagangan (Kemendag) RI Wildan Fikri beserta rombongan menemui Walikota Parepare HM Taufan Pawe di Ruang Rapat Walikota, Kamis (29/8).
Kehadiran Tim Kemendag RI ini terkait Pasar Sumpang Parepare yang akan dijadikan sebagai salah satu pasar berstandar nasional atau SNI di Sulsel. Di Indonesia ada 36 pasar yang sudah berstandar nasional di Indonesia.
”Kami berharap Pasar Sumpang dapat menjadi pasar yang memiliki standar nasional,”jelasnya.
Menurut Wildan, Pasar yang ada di Indonesia harus ditingkatkan standarnya sehingga masyarakat lebih senang ke pasar rakyat daripada ritel modern.
“Belakangan ini pasar rakyat dikalahkan oleh ritel modern dan kami mencoba mengangkat prestise pasar rakyat sebagai tempat jual beli yang nyaman dengan mendorong pasar rakyat memiliki sertifikasi standar,” ujar Wildan
Untuk memiliki sertifikasi standar, auditor independen akan melakukan penilaian terhadap pasar sumpang apakah sudah memenuhi standarisasi untuk mendapatkan standar SNI nasional.
Walikota Parepare HM Taufan Pawe saat menyampaikan arahan di depan tim memberikan apresiasi yang sangat besar telah memilih pasar sumpang sebagai pasar rakyat yang masuk dalam penilaian.
Taufan berkomitmen dalam membangun pasar rakyat, tidak memberikan ruang ritel modern di Kota Parepare karena menurutnya akan mematikan pasar rakyat.
“Saya ditahun ke enam, pembangunan Alfa dan Indomaret saya hentikan karena saya lebih memikirkan masyarakat saya dan keberlangsungan pasar rakyat,”jelas Taufan.
Taufan menambahkan kebijakan yang diambil harus berbanding lurus dalam memajukan pasar rakyat dengan memberikan keamanan dan kenyamanan dalam menjual dan membeli.
”Dulu Pasar Sumpang luar biasa kumuhnya, tapi setelah dibenahi sudah sangat modern dan tertata rapi, dulu juga hanya buka sekali seminggu, sekarang Pasar Sumpang sudah buka setiap hari, bahkan malam ada yang menjual,”tambah Taufan.
(mup/C).
Tim Kemendag Temui Walikota
×

