MAKASSAR, BKM — Sejak Selasa (1/10), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) membuka penjaringan untuk bakal calon (balon) wali kota, wakil wali kota, bupati, dan wakil bupati mulai. Proses ini dilaksanakan pada 12 daerah yang akan melangsungkan pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak pada 23 September 2020 mendatang.
Hal yang sama juga dilakukan Partai Perindo. Khususnya di Kabupaten Tana Toraja dan Toraja Utara.
Dari 12 daerah yang akan menghelat pilkada tahun depan, PKB tidak memiliki kursi pada dua daerah. Yakni Tana Toraja dan Toraja Utara. Karenanya, partai yang dipimpin Muhaimin Iskandar itu akan menjadi penonton.
Meski demikian, Wakil Sekretaris Tim Penjaringan PKB Sulsel Fauziah Andi Wawo menegaskan, partainya tidak ingin diam begitu saja di dua daerah tersebut. Tapi bagaimana bisa memberikan dukungan pada salah balon, karena PKB memiliki kader di Tator dan Torut.
“Kan di sana (Tana Toraja dan Toraja Utara) kita memiliki kader. Jadi kita akan berbaur dengan teman-teman partai lain,” ujar Fauziah Andi Wawo yang ditemui di DPRD Sulsel, kemarin.
Kata dia, PKB hanya akan menjadi partai pendukung dengan melihat kandidat yang mana berpotensi menjadi pemenang. Apalagi, menurut legislator provinsi ini, PKB Sulsel mengalami peningkatan raihan kursi dari tiga menjadi delapan.
Di Kabupaten Barru, PKB juga sudah membentuk desk pilkada. Pendaftaran akan dilaksanakan 21-31 Oktober 2019.
Ketua DPC PKB Barru Aksa Kasim yang dikonfirmasi, Selasa (1/10) menyatakan pihaknya baru membentuk tim desk pilkada. “Sebagai ketua tim desk pilkada kita percayakan kepada salah seorang anggota dewan terpilih, yakni AFK Majid. Dia juga sudah dipercaya sebagai wakil ketua DPRD Barru periode 2019-2024,” ujar Aksa.
Perindo Tana Toraja
Di Tana Toraja, begitu banyak balon bupati dan wakil bupati yang mengambil formulir di beberapa partai politik yang telah membuka pendaftaran. Di Bumi Lakipada ini, belasan balon telah mengembalikan formulir di Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Demikian pula di Partai Golkar, ada delapan orang yang terjaring.
Bagaimana dengan Partai Perindo yang juga sudah membuka pendaftaran? Akankan ada wajah baru yang mendaftar?
Hingga berita ini diturunkan, pendaftar di Partai Perindo masih muka lama. Selain mendaftar di PDIP, juga Partai Golkar.
Misalnya DR Marcel Rantetana yang telah mengambil formulir pendaftaran di sekretariat Partai Perindo Jalan Starda Baru Makale, sebelumnya juga daftar di PDIP.
Marcel Rantetana menyambangi sekretariat Perindo dan diterima tim penjaringan Martinus Gagarin Lebang, didampingi Sekretatis Yesaya Pamay.
“Pendaftaran di Partai Perindo akan berakhir 15 Oktober. Karena itu, bagi yang berminat segera mendaftar,” terang pria yang akrab disapa Tinu Lebang ini.
Dia menyebutkan, Partai Perindo memiliki satu kursi di DPRD Tana Toraja, sehinga perlu koalisi untuk mengusung pasangan calon.
Sejak Partai Perindo membuka pendaftaran, sudah ada beberapa kandidat yang mengambil formulir. Yakni Legius Paliling, Markus Arruan, Alber Patarru, Marcel Rantetana, dr Rudy Andi Lolo. Bahkan, Albertus Patarru sudah mengembalikan formulir. (udi-gus/rus)

